Pada Februari, surplus transaksi berjalan Korea Selatan naik menjadi US$23,19 miliar, dari sebelumnya US$13,26 miliar.

    by VT Markets
    /
    Apr 8, 2026

    Neraca transaksi berjalan Korea Selatan naik pada Februari. Angkanya meningkat menjadi 23,19 miliar dari 13,26 miliar pada periode sebelumnya.

    Kenaikan besar pada surplus transaksi berjalan Korea Selatan membuat won Korea berpotensi tetap kuat. Surplus ini menunjukkan permintaan won yang tinggi dari mitra dagang luar negeri untuk membayar barang dan jasa dari Korea Selatan. Dalam beberapa pekan ke depan, kami akan mencari posisi beli (long), yaitu strategi yang diuntungkan saat won menguat, pada KRW terhadap USD melalui kontrak berjangka (futures), yakni perjanjian membeli/menjual aset di harga tertentu pada tanggal tertentu, atau opsi (options), yaitu hak (bukan kewajiban) untuk membeli/menjual di harga tertentu.

    Kekuatan ekonomi ini banyak ditopang pemulihan permintaan semikonduktor (chip) secara global. Data perdagangan awal untuk Maret 2026 menunjukkan ekspor chip naik 18% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year-over-year/yoy, yaitu perbandingan dengan bulan yang sama pada tahun lalu). Nilai tukar USD/KRW juga sudah turun menembus level dukungan (support) kunci 1.280, yaitu area harga yang biasanya menahan penurunan. Kami melihat peluang pergerakan menuju 1.250 dalam waktu dekat.

    Tren ini juga memberi sinyal prospek positif (bullish, artinya peluang naik lebih besar) untuk pasar saham Korea, terutama emiten besar yang bergantung pada ekspor di sektor teknologi dan otomotif. Kami dapat mempertimbangkan membeli opsi beli (call options), yaitu hak untuk membeli di harga tertentu, atau kontrak berjangka atas indeks KOSPI 200, yaitu indeks berisi 200 saham utama di Bursa Korea. Perusahaan-perusahaan ini biasanya paling diuntungkan dari siklus ekspor yang kuat dan kondisi ekonomi global yang mendukung.

    Besarnya surplus ini mengejutkan pasar, sehingga volatilitas (gejolak naik-turun harga) di pasar valuta asing (currency/FX) berpotensi meningkat menjelang rilis data Maret pada awal Mei. Kami dapat memakai strategi straddle pada KRW, yaitu membeli opsi beli dan opsi jual sekaligus di harga yang sama untuk memanfaatkan pergerakan besar ke salah satu arah, karena pasar akan menilai apakah tren kuat ini berlanjut atau berbalik tajam (reversion, yaitu kembali ke kondisi rata-rata). Ini berbeda dari 2025, saat neraca perdagangan lebih sulit diprediksi karena harga energi global naik-turun.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code