Pada Februari, transaksi berjalan Jepang (tanpa penyesuaian) tercatat ¥3.933 miliar, di bawah perkiraan ¥3.549 miliar

    by VT Markets
    /
    Apr 8, 2026

    Neraca berjalan Jepang (belum disesuaikan secara musiman) berada di bawah perkiraan pada Februari. Perkiraannya adalah ¥3549 miliar.

    Angka aktualnya adalah ¥3.933 miliar. Ini dibandingkan langsung dengan selisih terhadap perkiraan yang disebutkan.

    Kejutan Neraca Berjalan dan Implikasinya terhadap Yen

    Dengan surplus neraca berjalan Jepang pada Februari tercatat ¥3,93 triliun, jauh di atas perkiraan ¥3,55 triliun, ini menjadi sinyal kuat bahwa yen punya dukungan fundamental. Kenaikan di atas perkiraan ini mengindikasikan ekspor yang solid dan imbal hasil investasi luar negeri yang kembali masuk ke Jepang. Pelaku pasar derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan kontrak berjangka) bisa membaca ini sebagai faktor yang menekan pasangan USD/JPY.

    Data ekonomi yang kuat ini memberi alasan lebih bagi Bank of Japan (BoJ/bank sentral Jepang) untuk melanjutkan normalisasi kebijakan, yaitu langkah bertahap menuju kebijakan yang lebih ketat setelah periode stimulus panjang. Setelah suku bunga negatif berakhir pada akhir 2025, peluang kenaikan suku bunga kecil berikutnya kini lebih terbuka. Ini berbeda dengan arah kebijakan banyak bank sentral lain, sehingga mendukung yen.

    Selain itu, inflasi inti (core inflation, ukuran inflasi yang biasanya mengecualikan harga yang sangat bergejolak seperti energi dan makanan segar agar tren lebih terlihat) masih bertahan di atas target BoJ 2%, dengan data terbaru 2,3%. Ini perubahan besar dibanding era deflasi (penurunan harga yang berkepanjangan) sebelum 2025. Inflasi yang tetap tinggi menambah tekanan bagi bank sentral untuk bergerak lebih cepat.

    Dalam beberapa pekan ke depan, pelaku pasar dapat mempertimbangkan posisi yang mengarah pada USD/JPY lebih rendah. Membeli opsi put (hak untuk menjual pada harga tertentu sebelum jatuh tempo) pada USD/JPY dengan jatuh tempo Mei atau Juni bisa menjadi cara untuk memanfaatkan potensi penurunan. Data ini dapat menjadi pemicu pasangan ini menembus level teknikal penting (area support, yaitu zona harga yang sering menahan penurunan).

    Mengingat risiko intervensi—baik pernyataan (verbal) maupun aksi nyata—dari Kementerian Keuangan untuk mengelola kekuatan mata uang, volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan volatilitas yang tercermin dalam harga opsi) bisa naik. Karena itu, strategi yang diuntungkan dari pergerakan harga besar, seperti long straddle (membeli opsi call dan put sekaligus pada harga dan jatuh tempo yang sama), juga patut dipertimbangkan. Strategi ini memungkinkan keuntungan dari pergerakan besar ke dua arah, sekaligus mengurangi risiko kejutan kebijakan.

    Divergensi Kebijakan dan Pertimbangan Trading

    Divergensi kebijakan antara BoJ yang lebih hawkish (cenderung mendukung pengetatan, seperti kenaikan suku bunga) dan Federal Reserve (bank sentral AS) yang menahan suku bunga memperkuat pandangan ini. Ini menunjukkan pergeseran fundamental yang terbentuk sepanjang setahun terakhir. Angka surplus neraca berjalan ini menjadi bukti penting yang mendukung prospek yen lebih kuat ke depan.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code