Emas Bertahan di Atas $4.700, Berkonsolidasi di Eropa saat Pelaku Pasar Menanti Data AS untuk Menghidupkan Kembali Momentum

    by VT Markets
    /
    Apr 10, 2026

    Emas (XAU/USD) bergerak mendatar pada Kamis pagi di Eropa, bertahan di atas $4.700 setelah turun dari level tertinggi tiga minggu. Keraguan atas gencatan senjata AS-Iran menopang dolar AS dan menekan emas, sementara pandangan Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS) yang lebih “dovish” (cenderung mendukung suku bunga lebih rendah) membatasi penguatan dolar lebih lanjut.

    Israel melancarkan gelombang besar serangan udara di Lebanon, dan Gedung Putih mengatakan Lebanon tidak termasuk dalam gencatan senjata AS-Iran selama dua minggu. Iran kemudian menutup jalur pelayaran melalui Selat Hormuz dan mengancam keluar dari gencatan senjata jika serangan ke Lebanon berlanjut. Situasi ini mendukung dolar AS dan menekan emas.

    Prospek The Fed dan Risiko Inflasi dari Energi

    Risalah rapat FOMC (komite penentu suku bunga The Fed) pada 17–18 Maret menunjukkan pejabat The Fed tidak terburu-buru menurunkan suku bunga, dengan alasan risiko inflasi yang terkait kenaikan harga energi di Timur Tengah. Meski begitu, pembuat kebijakan masih mengisyaratkan satu kali penurunan suku bunga hingga akhir 2026 dan satu lagi pada 2027. Ini menahan pemulihan dolar dari level terendah hampir satu bulan dan membantu menopang emas.

    Pelaku pasar menunggu rilis Indeks Harga PCE AS (pengukur inflasi pilihan The Fed, berbasis belanja konsumen) pada Kamis dan laporan CPI AS (inflasi konsumen) pada Jumat. Dari sisi grafik, emas masih di bawah SMA 200 periode pada grafik 4 jam (rata-rata pergerakan sederhana untuk membaca tren) dan level retracement 50,0% dari pergerakan Maret (persentase pantulan berdasarkan Fibonacci). MACD (indikator momentum) masih negatif dan RSI (indikator kekuatan tren) di sekitar 52.

    Area support (penopang harga) berada di $4.604 (38,2%), lalu $4.412 (23,6%) dan $4.102. Area resistance (batas atas yang sering menahan kenaikan) berada di $4.758 (50,0%), lalu $4.895–$4.914, dan $5.000.

    Strategi Opsi untuk Kondisi Volatilitas Tinggi

    Dengan rilis data inflasi penting PCE dan CPI AS, trader dapat mempertimbangkan strategi yang diuntungkan dari pergerakan harga besar, tanpa harus menebak arah. Contohnya, beli straddle atau strangle pada XAU/USD. Straddle adalah membeli opsi call dan put pada strike price (harga kesepakatan) yang sama, sedangkan strangle membeli call dan put dengan strike berbeda—keduanya bertujuan mengambil peluang jika harga bergerak besar ke salah satu arah.

    Bagi yang sudah memegang posisi long (posisi beli), pelemahan teknikal di bawah resistance $4.758 menjadi perhatian. Untuk lindung nilai (hedging, yaitu mengurangi risiko) dari potensi penurunan akibat inflasi yang kuat atau eskalasi militer di Lebanon, membeli opsi put (hak untuk menjual pada harga tertentu) dengan strike di sekitar support $4.604 bisa memberi perlindungan penurunan. Cara ini memungkinkan tetap ikut menikmati kenaikan, sambil membatasi potensi rugi jika kondisi geopolitik memburuk.

    Sebaliknya, sinyal The Fed soal satu kali penurunan suku bunga tahun ini dapat menjadi “lantai” bagi emas sehingga ruang turun lebih terbatas. Trader yang tetap cenderung bullish (optimistis) bisa melirik bull call spread, yaitu membeli opsi call lalu menjual opsi call lain di strike lebih tinggi untuk menekan biaya awal, dengan target area resistance yang lebih berat di sekitar $4.900.

    Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code