Investor Pertanyakan Ketahanan Gencatan Senjata Iran, Sterling Turun Tipis terhadap Mata Uang Utama, Mendekati 1,3400 terhadap Dolar

    by VT Markets
    /
    Apr 10, 2026

    Pound Sterling diperdagangkan sedikit lebih rendah pada Kamis, dekat 1,3400 terhadap Dolar AS pada sesi Eropa. Perdagangan cenderung sepi karena sentimen menjadi lebih hati-hati setelah pengumuman gencatan senjata di Timur Tengah pada Rabu.

    Kontrak berjangka (futures, yaitu kontrak untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu di masa depan) S&P 500 turun 0,2% ke sekitar 6.770 dalam perdagangan Eropa, sementara Indeks Dolar AS (US Dollar Index/DXY, ukuran kekuatan Dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) naik tipis ke dekat 99,10. Pasar menimbang ketidakpastian soal ketahanan gencatan senjata AS-Iran yang telah berjalan dua minggu.

    Market Sentiment Shifts

    Kekhawatiran meningkat setelah Israel melanjutkan serangan terhadap Houthi yang didukung Iran di Lebanon. Reuters melaporkan Pasukan Pertahanan Israel menewaskan Ali Yusuf Harshi, yang disebut sebagai sekretaris pribadi sekaligus keponakan Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem.

    Ketua parlemen Iran sekaligus negosiator utama, Mohammad Bagher Qalibaf, menuduh AS melanggar klausul pertama dari proposal 10 poin dalam unggahan di X. Klausul tersebut menyerukan “gencatan senjata segera di mana pun, termasuk Lebanon dan wilayah lain, berlaku segera”.

    AS dan Iran menyatakan akan mengirim tim ke Pakistan untuk putaran pertama pembicaraan terkait rencana perdamaian 10 poin. Di Inggris, pelaku pasar mencari sinyal baru mengenai arah Bank of England (BoE, bank sentral Inggris) karena perubahan ekspektasi inflasi (perkiraan inflasi ke depan) dapat mengubah taruhan suku bunga.

    Central Bank Policy Divergence

    Dengan de-eskalasi tetap bertahan, harga energi stabil, dan inflasi Inggris turun kembali mendekati target, terakhir dilaporkan 2,4% untuk Maret 2026. Fokus pun bergeser ke pemangkasan suku bunga BoE, dengan pasar kini memperkirakan setidaknya dua kali pemangkasan sebelum akhir tahun. Akibatnya, Pound melemah tajam dari puncak 2025, dan kini diperdagangkan dekat 1,2550.

    Di sisi lain, ekonomi AS tetap solid, dengan laporan Non-Farm Payrolls (NFP, data perubahan jumlah pekerjaan di luar sektor pertanian—indikator utama kondisi pasar tenaga kerja AS) untuk Maret 2026 menunjukkan kenaikan 275.000 pekerjaan, lebih kuat dari perkiraan. Kekuatan ini membuat Federal Reserve (The Fed, bank sentral AS) tidak punya banyak alasan untuk buru-buru memangkas suku bunga, sehingga Dolar AS tetap didukung. Perbedaan arah kebijakan bank sentral ini menjadi pendorong utama strategi derivatif (instrumen turunan yang nilainya mengikuti aset acuan) dalam beberapa pekan ke depan.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code