EUR/USD Melemah Dekati 1,1690 di Asia saat Pelaku Pasar Menanti CPI AS, Mencermati Stabilitas Gencatan Senjata AS–Iran

    by VT Markets
    /
    Apr 10, 2026

    EUR/USD diperdagangkan melemah di dekat 1,1690 pada awal sesi Asia Jumat, seiring euro melemah terhadap dolar AS. Pelaku pasar berhati-hati karena belum jelas apakah gencatan senjata dua pekan yang rapuh antara Amerika Serikat dan Iran akan berlanjut.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei pada Kamis mengatakan pembicaraan untuk mengakhiri perang bergantung pada AS memenuhi komitmen gencatan senjata. Ia menyebut ini termasuk gencatan senjata di Lebanon, yang menurut AS dan Israel tidak termasuk dalam kesepakatan.

    Gencatan Senjata Timur Tengah Jadi Sorotan

    Wakil Presiden AS JD Vance serta utusan Steve Witkoff dan Jared Kushner bersiap menggelar pembicaraan di Pakistan akhir pekan ini terkait potensi kesepakatan jangka panjang dengan Iran. Jeda konflik selama dua pekan sejauh ini sebagian besar bertahan.

    Ketegangan kawasan berlanjut setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel akan “terus menyerang Hezbollah dengan kekuatan”. Ketidakpastian ini mendukung permintaan dolar AS sebagai aset aman (safe haven, yaitu aset yang biasanya diburu saat risiko meningkat).

    Laporan inflasi CPI (Consumer Price Index/Indeks Harga Konsumen, ukuran umum kenaikan harga barang dan jasa) AS untuk Maret dijadwalkan rilis Jumat. CPI utama (headline, angka total termasuk energi dan pangan) diperkirakan 3,3% secara tahunan (year on year/yoy, dibanding periode yang sama tahun lalu) pada Maret, naik dari 2,4% pada Februari, terkait kenaikan harga minyak.

    Di Eropa, ECB (European Central Bank/Bank Sentral Eropa) memberi sinyal kemungkinan pengetatan lanjutan bila tekanan harga bertahan. Pasar sudah sepenuhnya memperhitungkan dua kali kenaikan suku bunga dan peluang lebih dari 50% untuk kenaikan ketiga hingga Desember, menurut Reuters.

    Permintaan Dolar vs Pengetatan ECB

    Pasangan EUR/USD menghadapi tekanan turun karena gencatan senjata AS–Iran yang rapuh mendorong dolar AS sebagai safe haven. Ketidakpastian geopolitik membuat pelaku pasar memilih aset berdenominasi dolar (aset yang nilainya menggunakan dolar) untuk bertahan. Ini situasi risk-off (sentimen “menghindari risiko”, biasanya membuat aset berisiko turun dan dolar menguat) yang umumnya menekan EUR/USD.

    Rilis CPI AS menjadi agenda terpenting hari ini, dengan ekspektasi kenaikan tajam ke 3,3% yoy. Pada 2022, inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan sering memicu penguatan dolar karena pasar menilai The Fed (bank sentral AS) akan lebih agresif. Jika angka hari ini tinggi, tekanan turun pada EUR/USD berpotensi berlanjut.

    Dengan risiko arah yang bisa berlawanan akibat data CPI, strategi derivatif (instrumen turunan nilainya mengikuti aset acuan) yang masuk akal adalah membeli volatilitas (volatility, besarnya naik-turun harga). Salah satunya straddle at-the-money (ATM, harga kesepakatan opsi mendekati harga pasar saat ini): membeli opsi call (hak membeli) dan opsi put (hak menjual) sekaligus, agar bisa diuntungkan jika terjadi pergerakan besar ke salah satu arah setelah pengumuman. Implied volatility (perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) untuk opsi EUR/USD tenor satu minggu sudah melonjak di atas 10%, menandakan pasar bersiap untuk pergerakan signifikan.

    Di luar hari ini, stabilitas Timur Tengah tetap menjadi faktor kunci yang mendukung dolar. Jika gencatan senjata runtuh, permintaan safe haven pada “greenback” (julukan dolar AS) berpotensi menguat lagi.

    Namun, ECB yang makin hawkish (lebih condong mengetatkan kebijakan untuk menekan inflasi) juga perlu diperhatikan. Pasar kini memperkirakan setidaknya dua kali kenaikan suku bunga tahun ini. Perbedaan arah kebijakan (policy divergence, ketika bank sentral bergerak berbeda) bisa menjadi penahan tekanan pada euro dan membatasi penurunan EUR/USD.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code