Teheran Mengecam Usulan Blokade Laut Washington yang Membatasi Kapal Masuk dan Keluar, Menurut Media Pemerintah Iran

    by VT Markets
    /
    Apr 13, 2026

    Media pemerintah Iran, IRIB, melaporkan bahwa juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya Iran pada Senin, saat jam perdagangan Eropa, mengatakan Teheran mengecam rencana AS memblokade kapal yang masuk dan keluar pelabuhan Iran.

    Sebelumnya pada Senin, Presiden AS Donald Trump menulis di Truth Social bahwa Amerika Serikat akan memblokade kapal yang masuk atau keluar pelabuhan Iran pada 13 April pukul 10.00 ET (14.00 GMT).

    Iran Merespons Rencana Blokade AS

    Juru bicara itu mengatakan tidak akan ada keamanan bagi pelabuhan di Teluk Persia jika keamanan Iran sendiri terancam. Ia juga menyebut pembatasan pergerakan kapal oleh AS sebagai tindakan ilegal dan “pembajakan” (perampasan atau penguasaan kapal secara paksa di laut).

    Ia menambahkan, kapal yang terkait dengan musuh Iran tidak akan diizinkan melintas di Selat Hormuz (jalur laut sempit yang menjadi pintu utama pengiriman minyak dari Teluk Persia ke pasar dunia).

    Dengan AS bersiap memblokade pelabuhan Iran dan Teheran mengancam Selat Hormuz, pasar energi berisiko bergejolak tajam. Sekitar seperlima konsumsi minyak harian dunia melewati jalur sempit ini, sehingga gangguan apa pun dapat memicu “guncangan pasokan” (pasokan tiba-tiba berkurang, harga mudah melonjak). Kondisi ini biasanya mendorong pelaku pasar mengambil posisi beli (long, yaitu bertaruh harga naik) pada kontrak berjangka (futures, perjanjian membeli/menjual di harga tertentu untuk waktu mendatang) minyak WTI dan Brent untuk bulan-bulan terdekat (front months, kontrak yang paling dekat jatuh temponya).

    Contoh serupa terjadi pada 2019 saat fasilitas minyak Arab Saudi diserang dan memicu lonjakan harga minyak harian terbesar dalam beberapa dekade. Kontrak berjangka Brent melonjak hampir 20% dalam satu sesi, menunjukkan pasar bisa cepat memasukkan risiko pasokan ke harga. Preseden ini mendukung strategi membeli opsi beli (call option, hak untuk membeli aset di harga tertentu sebelum tanggal tertentu) pada ETF minyak utama (ETF, reksa dana yang diperdagangkan di bursa) untuk menangkap potensi kenaikan.

    Hedging Volatilitas, Emas, dan Saham

    Ancaman konfrontasi langsung AS-Iran berpotensi memicu aksi menghindari risiko (risk-off, investor mengurangi aset berisiko). Indeks Volatilitas CBOE (VIX, sering disebut “indeks ketakutan” yang mengukur perkiraan gejolak pasar saham AS) berpeluang melonjak dari kisaran belasan ke atas 25 bahkan 30. Karena itu, investor biasanya mempertimbangkan membeli opsi beli VIX atau kontrak berjangka VIX untuk lindung nilai (hedge, perlindungan portofolio) dari penurunan pasar yang luas.

    Dalam tekanan geopolitik besar, dana sering mengalir ke aset aman (safe haven, aset yang cenderung lebih stabil saat krisis), dan kali ini diperkirakan serupa. Pada awal 2022, harga emas naik lebih dari 10% dalam beberapa pekan setelah konflik di Ukraina dimulai, mendekati rekor. Karena itu, sebagian pelaku pasar menambah eksposur (porsi investasi) lewat kontrak berjangka emas atau opsi beli pada ETF yang didukung emas (ETF yang kepemilikannya ditopang cadangan emas).

    Harga energi yang lebih tinggi dan risiko konflik meluas dapat menjadi hambatan bagi pasar saham global. Kombinasi tekanan inflasi dari minyak dan sentimen menghindari risiko berpotensi menekan indeks seperti S&P 500 (indeks 500 saham besar AS). Sebagai perlindungan, sebagian investor menggunakan opsi jual (put option, hak menjual aset di harga tertentu) pada SPY (ETF yang melacak S&P 500) atau SPX (indeks S&P 500 yang menjadi acuan derivatif) untuk mengantisipasi koreksi pasar (penurunan harga setelah periode naik) dalam beberapa pekan ke depan.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code