IEA (Badan Energi Internasional) mengatakan sedang mempertimbangkan pelepasan tambahan cadangan minyak darurat (stok minyak pemerintah untuk kondisi krisis), meski belum ada keputusan. IEA menilai pasar bisa tetap bergejolak (harga naik-turun tajam) untuk beberapa waktu.
IEA juga menyebut harga energi bisa naik jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali. IEA memperkirakan butuh sekitar dua tahun agar produksi minyak global kembali ke tingkat sebelum perang.
Adopsi Kendaraan Listrik Makin Cepat
IEA mengatakan peralihan ke kendaraan listrik diperkirakan makin cepat dibanding proyeksi sebelumnya.
Minyak mentah WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) turun 0,39% ke US$89,35 pada saat penulisan.