Kepala Ekonom UBS Paul Donovan mengatakan bank sentral memantau dampak di kawasan Teluk, memprioritaskan efek putaran kedua ketimbang perubahan kebijakan yang cepat

    by VT Markets
    /
    Apr 17, 2026

    Bank sentral memantau kemungkinan dampak lanjutan (second-round effects) terkait perkembangan terbaru di kawasan Teluk, bukan langsung mengubah kebijakan. Perhatian pasar tertuju pada bagaimana pembuat kebijakan menilai dampak ekonomi yang lebih luas dari peristiwa di kawasan Teluk.

    Gubernur Bank of England, Andrew Bailey, melunakkan nada yang sebelumnya lebih “hawkish” (cenderung mendukung kenaikan suku bunga untuk menekan inflasi) pada rapat kebijakan terakhir. Kepala Ekonom Bank, Huw Pill, diperkirakan kembali menegaskan fokus utama ada pada dampak lanjutan.

    Bank Sentral Mengamati Dampak Lanjutan

    Di Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB), Kepala Ekonom Philip Lane mengatakan dampak yang jelas dari perang belum terlihat. Karena itu, perubahan pesan kebijakan kemungkinan akan ditunda.

    Laporan menyebut masih terlalu dini bagi dampak lanjutan untuk muncul, sehingga juga terlalu dini bagi bank sentral memberi sinyal perubahan sikap. Laporan menambahkan komentar bank sentral, bersama berita dari kawasan Teluk, membentuk pembahasan pasar saat ini.

    Artikel ini menyebut dibuat dengan bantuan alat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI, teknologi yang membantu mengolah dan merangkum informasi) dan ditinjau редакtur.

    Bank sentral di Eropa memberi sinyal akan “melewati” guncangan awal harga energi dari perkembangan di kawasan Teluk. Mereka menunggu apakah biaya energi yang lebih tinggi menyebar menjadi inflasi yang lebih luas—ini yang disebut dampak lanjutan (kenaikan harga awal memicu kenaikan harga lain dan tuntutan kenaikan upah). Ini mengarah pada periode menahan kebijakan, sehingga peluang kenaikan suku bunga mendadak dalam waktu dekat menurun.

    Dampak Pasar untuk Suku Bunga dan Valas

    Bagi pelaku pasar yang fokus pada Inggris, ini perubahan yang penting. Setelah lonjakan harga minyak Brent (patokan harga minyak global) ke atas US$100 per barel, pasar sempat menaikkan peluang kenaikan suku bunga Bank of England pada Juni. Namun, peluang itu turun lagi di bawah 30% setelah komentar terbaru. Bank sentral tampak lebih khawatir pada rapuhnya pertumbuhan PDB (GDP, ukuran total nilai barang dan jasa yang diproduksi) Inggris, yang hanya 0,2% pada kuartal terakhir.

    Arahan resmi yang condong ke stabilitas ini menunjukkan volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan gejolak harga yang tercermin dari harga opsi) pada derivatif suku bunga jangka pendek, seperti kontrak berjangka SONIA (SONIA futures, produk derivatif yang mengikuti suku bunga acuan harian Inggris), kemungkinan terlalu mahal. Volatilitas pasar obligasi mereda, dengan indeks MOVE (ukuran volatilitas obligasi AS) turun ke 98 dari puncak terbaru 115. Karena itu, strategi menjual opsi—yang bisa diuntungkan saat harga bergerak di kisaran sempit—dapat menarik dalam sebulan ke depan.

    ECB mengikuti pola serupa, yang juga terlihat pada 2025 ketika mereka lambat merespons masalah rantai pasok (supply chain, aliran pasokan dan distribusi barang). Dengan inflasi inti (core inflation, inflasi tanpa komponen harga yang sangat bergejolak seperti energi dan pangan) Zona Euro turun ke 2,7% pada Maret 2026, pembuat kebijakan punya ruang menunggu data tambahan sebelum berkomitmen mengubah kebijakan. Ini memperkuat pandangan bahwa mereka akan menoleransi lonjakan sementara inflasi utama (headline inflation, inflasi total) tanpa langsung memperketat kebijakan.

    Perbedaan nada ini, terutama jika Federal Reserve AS tetap “hawkish”, bisa menekan mata uang Eropa. Pelemahan EUR/USD dari 1,09 ke di bawah 1,07 berpotensi berlanjut jika selisih suku bunga makin lebar. Strategi derivatif yang bertaruh kenaikan euro dan pound sterling terbatas tampak lebih aman untuk kuartal kedua.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code