Ekonom DBS: Pertumbuhan China Kuartal I 2026 Capai 5,0%, Ekspor dan Output Kuat, Permintaan Melemah

    by VT Markets
    /
    Apr 18, 2026

    Pertumbuhan PDB (produk domestik bruto) China naik menjadi 5,0% secara tahunan (year-on-year/yoy, yaitu dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya) pada kuartal I 2026, dari 4,5% pada kuartal IV 2025. Pertumbuhan ditopang permintaan luar negeri yang kuat dan output industri yang stabil, sementara permintaan domestik—konsumsi, investasi, dan penyaluran kredit—masih lemah.

    Ekspor naik 14,7% yoy pada kuartal I, meski pertumbuhan melambat pada Maret akibat gangguan terkait Timur Tengah. Produksi industri meningkat 6,1% yoy pada kuartal I; output terbantu permintaan ekspor meski kebijakan untuk menekan kapasitas berlebih (excess capacity, yaitu kemampuan produksi yang melebihi permintaan sehingga menekan harga dan margin) tetap berjalan.

    Permintaan Eksternal Memimpin Pertumbuhan

    Data harga membaik, dengan PPI (Producer Price Index/indeks harga produsen, yaitu perubahan harga di tingkat pabrik) berbalik positif menjadi 0,5% yoy pada Maret setelah 41 bulan turun. Kenaikan ini terkait harga bahan baku yang lebih tinggi akibat gangguan pasokan yang berhubungan dengan Selat Hormuz serta penyesuaian kapasitas yang masih berlangsung.

    Seiring membaiknya PPI dan CPI (Consumer Price Index/indeks harga konsumen, yaitu ukuran inflasi di tingkat rumah tangga), kebutuhan pelonggaran moneter (monetary easing, yaitu kebijakan menurunkan suku bunga atau menambah likuiditas agar pinjaman lebih murah) yang agresif berkurang. DBS menurunkan proyeksi pemangkasan LPR (Loan Prime Rate/suku bunga acuan pinjaman) tenor 1 tahun pada 2026 menjadi 10 basis poin (bps; 1 bps = 0,01%), dari sebelumnya 20 bps.

    Dengan pertumbuhan PDB kuartal I mencapai 5,0%, terlihat pemisahan jelas: permintaan eksternal kuat, ekonomi domestik lebih lemah. Perbedaan ini menyiratkan pelaku pasar sebaiknya memilih perusahaan yang berorientasi ekspor dibanding yang bergantung pada konsumsi lokal.

    Ketahanan ekspor yang tumbuh 14,7% pada kuartal I mengarah pada kekuatan berlanjut di sektor manufaktur. Data terbaru dari General Administration of Customs pada 12 April menunjukkan lonjakan ekspor berteknologi tinggi, termasuk kendaraan listrik dan komponen energi terbarukan. Strategi membeli opsi beli (call options, yaitu kontrak yang memberi hak—bukan kewajiban—untuk membeli aset pada harga tertentu sampai tanggal tertentu) pada ETF (exchange-traded fund/reksa dana yang diperdagangkan di bursa) teknologi dan industri yang berorientasi ekspor dinilai menarik dalam beberapa pekan ke depan.

    Kelemahan Domestik dan Lindung Nilai

    Sebaliknya, lemahnya sektor properti dan pertumbuhan kredit yang lesu menandakan tekanan domestik berlanjut. Harga rumah baru di 70 kota besar China kembali turun pada Maret, menandai penurunan 12 bulan berturut-turut menurut data terbaru. Ini menunjukkan opsi jual (put options, yaitu kontrak yang memberi hak untuk menjual aset pada harga tertentu) pada indeks sektor real estat dan perbankan dapat menjadi lindung nilai (hedge, yaitu strategi untuk mengurangi risiko kerugian) yang efektif terhadap risiko domestik.

    Dengan inflasi menguat, peluang pelonggaran moneter agresif dari bank sentral menyusut. Ekspektasi pemangkasan suku bunga yang tinggal 10 bps untuk setahun bisa menopang yuan. Ini perubahan sentimen dibanding sebagian besar 2025, sehingga posisi yang bertaruh pelemahan mata uang dapat dipertimbangkan untuk dikurangi.

    Kembalinya inflasi harga produsen ke wilayah positif untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun menjadi perkembangan penting bagi laba industri. Didorong kenaikan biaya bahan baku, tren ini mendukung pandangan positif pada komoditas seperti kontrak berjangka (futures, yaitu perjanjian jual-beli di masa depan pada harga yang disepakati) tembaga dan bijih besi.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code