Defisit perdagangan tahunan Selandia Baru melebar menjadi NZD 3,1 miliar pada Maret, dari sebelumnya NZD 3 miliar

    by VT Markets
    /
    Apr 20, 2026

    Neraca perdagangan Selandia Baru (year-on-year/tahunan) mencatat defisit NZD 3,1 miliar pada Maret.

    Angka ini dibandingkan dengan defisit NZD 3,0 miliar pada periode sebelumnya, menunjukkan defisit melebar NZD 0,1 miliar.

    Defisit Perdagangan dan Prospek NZD

    Pelebaran defisit perdagangan menjadi -NZD 3,1 miliar pada Maret memberi tekanan lebih besar pada dolar Selandia Baru (NZD). Ini menunjukkan biaya impor lebih cepat naik dibanding pendapatan ekspor, sehingga negatif untuk mata uang. Kami menilai ini bisa memicu penurunan baru NZD terhadap mata uang utama mitra dagangnya.

    Data ini kemungkinan membuat Reserve Bank of New Zealand (RBNZ/bank sentral Selandia Baru) tetap berhati-hati. Dengan Official Cash Rate (OCR/suku bunga acuan) bertahan di 5,5% sejak pertengahan 2024 untuk menahan inflasi, melemahnya kondisi eksternal membuat kenaikan suku bunga lanjutan kecil kemungkinannya. Kondisi ini mendukung posisi jual NZD (NZD shorts/bertaruh NZD melemah), karena selisih suku bunga (interest rate differentials/perbedaan tingkat suku bunga antarnegara) bisa menjadi kurang menguntungkan dibanding negara lain.

    Pandangan ini diperkuat tren global, terutama perlambatan di China, ketika pertumbuhan PDB (GDP/produk domestik bruto) kuartal I 2026 hanya 4,6%, lebih lemah dari perkiraan. Lonjakan ekspor singkat pada akhir 2025 sudah memudar, sementara harga komoditas utama seperti whole milk powder (susu bubuk full cream/komoditas susu utama ekspor) turun lebih dari 5% sejak Februari. Pelemahan eksternal ini langsung menekan terms of trade (rasio harga ekspor terhadap harga impor/kemampuan ekspor membiayai impor) Selandia Baru.

    Dengan prospek tersebut, kami menilai pelaku pasar derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan kontrak berjangka) dapat mempertimbangkan membeli opsi jual (put option/kontrak yang memberi hak menjual di harga tertentu) NZD/USD dengan jatuh tempo empat hingga enam minggu ke depan. Strategi ini memberi risiko yang jelas/terbatas untuk mengambil peluang jika harga turun menembus level support (batas penopang harga yang sering menahan penurunan). Ketidakpastian yang meningkat juga membuat strategi menjual call spread out-of-the-money (menjual kombinasi opsi beli di harga di atas harga pasar saat ini untuk mendapat premi) menarik untuk memperoleh pendapatan sambil tetap berpandangan bearish (bias turun).

    Strategi Volatilitas dan Risiko Peristiwa

    Kami juga memperkirakan implied volatility (volatilitas tersirat/perkiraan gejolak harga yang tercermin dari harga opsi) pada pasangan NZD berpotensi naik menjelang rilis data inflasi dan rapat RBNZ berikutnya. Ini membuka peluang strategi long volatility (bertaruh volatilitas naik), seperti membeli straddle (membeli opsi beli dan opsi jual di harga dan jatuh tempo yang sama). Posisi ini diuntungkan jika terjadi pergerakan harga besar ke salah satu arah, sekaligus menjadi lindung nilai (hedging/perlindungan) bila pasar bereaksi tak terduga terhadap arus berita ekonomi.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code