Pound Sterling Tetap Tangguh Saat Taruhan Kenaikan Suku Bunga BoE Memudar; ING Perkirakan Suku Bunga Stabil, Sementara Sorotan terhadap Starmer Menekan Sentimen

    by VT Markets
    /
    Apr 20, 2026

    Sterling tetap kuat meski pasar memangkas perkiraan pengetatan (kenaikan suku bunga) Bank of England menjadi hanya satu kenaikan 25bp (25 basis poin, setara 0,25%) tahun ini, sementara ING memperkirakan suku bunga tidak berubah. ING menilai kenaikan 25bp itu bisa tetap “tercermin di harga pasar” (priced in, artinya sudah diperhitungkan dalam harga aset) sampai harga minyak turun.

    Politik Inggris juga menjadi sorotan. Perdana Menteri Keir Starmer dijadwalkan menyampaikan pernyataan di parlemen terkait proses persetujuan untuk mantan duta besar Inggris untuk AS, Peter Mandelson. Seorang pejabat senior (pegawai negeri sipil tingkat tinggi) yang terlibat dalam proses tersebut dijadwalkan hadir dalam dengar pendapat parlemen besok.

    Prospek Sterling dan Risiko Jangka Pendek

    ING memperingatkan GBP/USD (nilai tukar pound Inggris terhadap dolar AS) bisa terkoreksi minggu ini. ING menyoroti area 1,3380/1,3400 sebagai target penurunan awal.

    Melihat kembali awal 2025, Sterling tampil cukup baik meski pasar menghapus perkiraan kenaikan suku bunga Bank of England. Pandangan kami saat itu adalah suku bunga akan tetap, dan itu terbukti benar karena Bank Rate (suku bunga acuan Bank of England) bertahan di 5,25% sepanjang tahun. Periode “kebisingan politik” (ketidakpastian politik) turut membuat GBP/USD melepas kenaikannya, dengan pasangan ini turun kembali mendekati target 1,3400 pada kuartal kedua 2025.

    Situasi pada 20 April 2026 berbeda secara mendasar, karena pembicaraan telah bergeser dari menahan suku bunga menjadi menurunkannya. Data terbaru dari Office for National Statistics (badan statistik resmi Inggris) menunjukkan inflasi CPI Inggris (Consumer Price Index, ukuran kenaikan harga barang dan jasa) turun menjadi 2,1%, mendekati target bank sentral. Akibatnya, pasar suku bunga kini memperkirakan setidaknya dua kali pemangkasan 25 basis poin sebelum akhir tahun, yang memberi tekanan berkelanjutan pada pound.

    Posisi Derivatif untuk Pound yang Lebih Lemah

    Bagi trader derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan kontrak berjangka), prospek ini mengarah pada strategi untuk mengantisipasi pelemahan Sterling terhadap dolar. Membeli opsi put GBP/USD (kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu) dengan strike (harga kesepakatan) sekitar 1,2650 dan 1,2700 dapat menjadi perlindungan jika kurs turun. Menjelang rapat Bank of England pada Mei, volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan besarnya pergerakan harga menurut pasar yang tercermin dalam harga opsi) bisa naik, sehingga membangun posisi dalam beberapa minggu ke depan dinilai bijak.

    Kami juga mencatat ketidakpastian politik kembali menjadi faktor, mirip dengan pengawasan parlemen yang dihadapi Perdana Menteri tahun lalu. Pemilihan lokal pada Mei menambah kekhawatiran soal stabilitas fiskal pemerintah (kesehatan anggaran negara) dan dapat menekan sentimen investor. Hal ini memperkuat alasan untuk Sterling yang lebih lemah dan membuat strategi derivatif bernuansa bearish (memperkirakan harga turun) lebih menarik hingga kuartal kedua.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code