Lee Hardman dari MUFG mengatakan ketegangan di Timur Tengah mendorong dolar AS menguat, mengangkat indeks DXY menuju 98,500

    by VT Markets
    /
    Apr 20, 2026

    Dolar AS menguat pada awal pekan, mendorong Dollar Index (DXY) kembali mendekati rata-rata pergerakan 200 hari (200-day moving average) di sekitar 98,500. Penguatan ini terjadi setelah DXY menyentuh titik terendah Jumat di 97,632, seiring kenaikan Brent dan tekanan pada mata uang komoditas yang sangat sensitif terhadap sentimen risiko (high beta).

    Ketidakpastian baru soal situasi AS–Iran ikut mendorong pergerakan ini, setelah harapan sebelumnya soal meredanya ketegangan dan dibukanya kembali Selat Hormuz melemah. Laporan menyebut angkatan laut AS menembaki dan menaiki kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman, yang disebut sebagai penyitaan pertama sejak diberlakukan blokade AS di Selat tersebut.

    Risiko Geopolitik Dan Penguatan Dolar

    Laporan lain menyebut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC—pasukan elite Iran) menembaki beberapa kapal komersial di Selat itu. Iran juga dilaporkan memberlakukan kembali “kontrol ketat” setelah sempat menyatakan pada Jumat bahwa mereka telah membuka kembali Selat.

    Perkembangan ini meningkatkan ketidakpastian soal apakah pembicaraan lanjutan akan terjadi sebelum gencatan senjata dua minggu berakhir besok. Artikel ini menyebut dibuat dengan bantuan alat AI dan ditinjau oleh editor.

    Ide Lindung Nilai Berbasis Opsi

    Mengingat harga minyak Brent bereaksi cepat terhadap aksi angkatan laut di Teluk Oman tahun lalu, perlu mempertimbangkan membeli opsi beli (call option—hak membeli pada harga tertentu) pada kontrak berjangka minyak (oil futures—kontrak jual beli untuk pengiriman di masa depan). Harga Brent saat ini stabil sekitar US$91 per barel, sehingga opsi beli jangka pendek menjadi cara yang relatif murah untuk bersiap jika risiko tiba-tiba melonjak. Ini menjadi lindung nilai langsung terhadap gangguan arus minyak melalui Selat.

    Perlu juga mencermati pasangan mata uang yang melibatkan mata uang komoditas yang sensitif (high-beta commodity currencies—mata uang yang biasanya bergerak lebih besar saat sentimen pasar berubah), yang tertekan saat gejolak 2025. Mempertimbangkan opsi jual (put option—hak menjual pada harga tertentu) pada dolar Australia (AUD) atau dolar Selandia Baru (NZD) terhadap dolar AS bisa menjadi langkah yang lebih hati-hati. Strategi ini menjadi lindung nilai yang berpotensi menguntungkan jika terjadi arus pelarian ke aset aman (flight to safety—perpindahan dana ke aset yang dianggap aman) ke dolar dalam beberapa pekan ke depan.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code