Pasar mencermati ketegangan geopolitik setelah Trump mengatakan kepada CNBC bahwa kesepakatan dengan Iran mungkin tercapai, di tengah tekanan militer yang berlanjut

    by VT Markets
    /
    Apr 21, 2026

    Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada CNBC bahwa Amerika Serikat berada dalam “posisi negosiasi yang kuat” dengan Iran dan Washington bisa mencapai “kesepakatan besar” dengan Teheran. Ia mengatakan pembicaraan ditangani “sangat berhasil” dan waktu untuk mencapai gencatan senjata jangka panjang semakin sempit.

    Trump mengatakan ia tidak ingin memperpanjang gencatan senjata saat ini. Ia membela blokade terhadap Iran, dengan alasan langkah itu sudah membuahkan hasil.

    Risiko Geopolitik Dan Ketidakpastian Pasar

    Ia juga mengatakan Amerika Serikat “siap mengambil tindakan militer” jika negosiasi gagal. Pernyataan ini menjaga fokus pasar pada ketidakpastian geopolitik yang berlanjut.

    Soal China, Trump mengatakan ia yakin telah mencapai kesepahaman dengan Presiden China Xi Jinping. Indeks Dolar AS (pengukur kekuatan dolar terhadap sejumlah mata uang utama) naik 0,15% menjadi 98,20.

    Kombinasi upaya diplomasi dan ancaman militer meningkatkan ketidakpastian dan biasanya mendorong naik perkiraan volatilitas pasar (besar-kecilnya pergerakan harga dalam jangka pendek).

    Dampak paling cepat dari ketegangan dengan Iran biasanya terasa di pasar energi. Contohnya, pada pertengahan 2019 serangan terhadap kapal tanker minyak di Teluk Oman memicu lonjakan harga minyak Brent 4% dalam sehari. Karena itu, pelaku pasar dapat mempertimbangkan membeli opsi beli (call option, yaitu kontrak hak untuk membeli pada harga tertentu sebelum jatuh tempo) pada kontrak berjangka (futures, kontrak jual-beli dengan harga dan waktu pengiriman yang ditetapkan) WTI atau Brent, karena instrumen ini cenderung diuntungkan jika harga melonjak saat situasi memburuk.

    Lindung Nilai Portofolio Dan Penempatan Opsi

    Ketidakpastian ini juga mendorong minat pada derivatif berbasis volatilitas (instrumen turunan yang nilainya mengikuti volatilitas). Komentar “siap mengambil tindakan militer” dapat mendorong VIX—sering disebut “indeks ketakutan” karena mengukur ekspektasi volatilitas pasar saham AS—melonjak dari level rendah saat ini di 14. Membeli opsi beli pada VIX bisa menjadi cara langsung untuk lindung nilai (hedging, strategi mengurangi risiko kerugian) portofolio dari penurunan pasar akibat guncangan geopolitik.

    Respons klasik saat kondisi tidak stabil adalah peralihan ke aset aman (safe haven, aset yang cenderung lebih stabil saat pasar bergejolak). Misalnya, harga emas sempat menembus US$1.600 per ons pada awal 2020 setelah konflik AS–Iran meningkat, yang saat itu menjadi level tertinggi dalam beberapa tahun. Dengan pembelian bank sentral yang membantu menahan harga emas di sekitar US$2.450 per ons, membeli opsi beli pada kontrak berjangka emas atau ETF (reksa dana yang diperdagangkan di bursa) emas masih menjadi strategi yang masuk akal.

    Bagi pelaku pasar dengan eksposur besar ke saham, lindung nilai terhadap potensi penurunan menjadi penting. Dengan S&P 500 sudah naik 8% tahun ini hingga 5.900, indeks ini lebih rentan terhadap kejutan negatif. Membeli opsi jual (put option, hak untuk menjual pada harga tertentu sebelum jatuh tempo) pada indeks utama seperti S&P 500 dapat menjadi “asuransi” terhadap aksi jual tajam jika negosiasi gagal dan aksi militer benar-benar terjadi.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code