USD/JPY tergelincir mendekati 159,00, menguji support EMA 100 jam saat dolar melemah di Eropa

    by VT Markets
    /
    Apr 22, 2026

    USD/JPY turun dari level tertinggi lebih dari sepekan pada Selasa di dekat 159,70 dan diperdagangkan di sekitar 159,00 pada awal sesi Eropa. Pergerakan ini terjadi setelah permintaan terhadap Dolar AS melemah, menyusul perpanjangan sementara gencatan senjata AS-Iran.

    Penurunan terlihat terbatas karena kekhawatiran terkait ketegangan di Selat Hormuz dan ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan yang tertunda menekan Yen Jepang. Faktor-faktor ini membantu menjaga pasangan tetap bertahan di atas 159,00.

    Gambaran Teknikal

    Pada grafik 1 jam, harga bertahan di atas retracement Fibonacci 23,6% dari kenaikan sejak titik terendah (swing low) pekan lalu di dekat 157,60, lalu memantul dari EMA 100-periode (rata-rata bergerak eksponensial 100 periode, indikator tren). MACD (indikator momentum yang membandingkan dua rata-rata bergerak) turun tipis di bawah nol dan RSI (indikator kekuatan tren beli/jual) di sekitar 48 menunjukkan momentum netral hingga sedikit melemah.

    Support (area harga yang biasanya menahan penurunan) terdekat berada di retracement 23,6% sekitar 159,15 dan EMA 100-periode di 159,07. Support lanjutan berada di 158,85 (38,2%), lalu 158,60, 158,36, dan 158,01, dengan swing low 157,57 sebagai penopang lebih dalam.

    Pelemahan terbaru menuju 159,00 tampaknya dipicu aksi ambil untung jangka pendek setelah kabar perpanjangan gencatan senjata AS-Iran. Kami menilai koreksi ini sebagai peluang, bukan perubahan arah tren utama. Ini memberi ruang bagi pelaku pasar untuk bersiap pada potensi kenaikan berikutnya.

    Secara fundamental, peluang USD/JPY naik masih didukung kuat karena selisih suku bunga tetap lebar. Dengan inflasi AS pada Maret masih tinggi di 3,5%, The Fed tidak punya alasan untuk segera memangkas suku bunga. Sementara itu, survei Tankan terbaru Bank of Japan (survei sentimen bisnis di Jepang) menunjukkan kepercayaan dunia usaha melemah, menandakan kenaikan suku bunga berikutnya masih jauh.

    Strategi Opsi

    Bagi trader yang memperkirakan rebound, membeli opsi call (hak untuk membeli pada harga tertentu) dengan strike (harga pelaksanaan) di atas 160,00 untuk beberapa pekan ke depan terlihat menarik. Strategi ini membatasi risiko penurunan jika support 159,00 jebol. Strategi ini juga memungkinkan meraih potensi kenaikan jika pasangan kembali menguat.

    Dengan lapisan support yang kuat hingga 158,60, menjual opsi put (memberi kewajiban membeli jika harga turun melewati strike) di bawah level-level tersebut bisa menjadi strategi untuk mengumpulkan premi (pendapatan dari penjualan opsi). Dengan implied volatility 1 bulan (perkiraan volatilitas yang tercermin di harga opsi) bertahan sekitar 8,5%, premi yang diterima memberi bantalan yang cukup. Strategi ini bisa untung dari kenaikan harga dan time decay (penyusutan nilai opsi seiring waktu), selama support utama bertahan.

    Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code