Indeks Harga Rumah DCLG Inggris (tahunan/yoy) tercatat 1,2% pada Februari. Angka perkiraan (konsensus) 0,9%.
Artinya, laju tahunan yang tercatat lebih tinggi 0,3 poin persentase dibanding perkiraan. Rilis ini melaporkan perubahan 1,2% secara tahunan (yoy) untuk Februari.
Implikasi untuk Pertumbuhan dan Kebijakan
Data harga rumah Februari yang naik 1,2% secara tahunan (yoy) menunjukkan ekonomi Inggris lebih kuat dari perkiraan. Ini menandakan kepercayaan konsumen masih cukup baik. Bagi kami, ini melemahkan pandangan bahwa Bank of England (bank sentral Inggris) punya jalur yang jelas untuk memangkas suku bunga tahun ini.
Setelah itu muncul data pendukung: penjualan ritel (total belanja di toko dan online) Maret naik 0,6%, dan inflasi (kenaikan harga barang/jasa) Maret bertahan di 2,5%, sedikit di atas perkiraan pasar. Pola data yang lebih kuat ini menunjukkan tekanan inflasi dasar bisa bertahan. Ini menurunkan peluang pemangkasan suku bunga sebelum kuartal IV.
Dengan kondisi ini, kami melihat peluang posisi untuk penguatan sterling (pound Inggris). Pasangan GBP/USD (nilai tukar pound terhadap dolar AS) bergerak mendatar, dan latar ekonomi ini bisa mendorong kenaikan, sehingga posisi beli (long) lewat kontrak berjangka (futures, perjanjian jual-beli di harga tertentu untuk tanggal tertentu) atau opsi beli (call option, hak untuk membeli di harga tertentu) menjadi menarik. Pada periode kekuatan ekonomi yang mengejutkan di pertengahan 2025, pound sempat naik hampir 3% dalam enam minggu berikutnya.
Pasar derivatif suku bunga (instrumen turunan yang nilainya mengikuti suku bunga) juga berpotensi menyesuaikan harga. Kami mempertimbangkan posisi yang diuntungkan jika ekspektasi suku bunga jangka pendek naik, misalnya menjual (short) kontrak futures SONIA Desember. SONIA adalah patokan suku bunga pinjaman semalam di Inggris. Pasar masih memperhitungkan peluang besar pemangkasan suku bunga pada musim panas, yang kini terlihat terlalu “dovish” (terlalu condong ke kebijakan suku bunga lebih rendah).
Pada saham, kondisi ini lebih mendukung sektor yang berfokus pada pasar domestik dibanding sektor yang bergantung pada pasar luar negeri.
Posisi Saham dan Suku Bunga
Kami mempertimbangkan opsi beli (call option) pada saham pengembang perumahan Inggris dan bank, yang diuntungkan langsung oleh pasar perumahan yang kuat dan kurva imbal hasil (yield curve: perbedaan imbal hasil antara tenor pendek dan panjang) yang lebih “curam” atau selisihnya melebar. Sektor-sektor ini jauh mengungguli indeks FTSE 100 (indeks saham utama Inggris) saat pasar perumahan menguat pada 2024.