Tanpa data AS, GBP/USD stabil seiring ketegangan Iran membatasi permintaan dolar, inflasi Inggris jadi sorotan

    by VT Markets
    /
    Apr 22, 2026

    GBP/USD nyaris tidak berubah pada Rabu, diperdagangkan di dekat 1,3514, karena ketegangan tetap tinggi dan belum ada kemajuan jelas dalam pembicaraan AS–Iran. Karena tidak ada rilis data penting dari AS, pelaku pasar fokus pada angka inflasi Inggris yang terkait dengan guncangan energi (kenaikan harga energi mendadak yang mendorong biaya dan inflasi).

    Saham AS menguat, tetapi konflik lanjutan bisa meningkatkan permintaan aset lindung nilai (aset yang biasanya dibeli saat pasar panik) seperti Dolar AS. Indeks Dolar AS (DXY)—ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama—berada di 98,44, naik 0,03%.

    Risiko Geopolitik Dan Permintaan Dolar

    Iran diberitakan tidak berencana bernegosiasi dengan AS pada Jumat. Reuters sempat melaporkan ada “jendela gencatan senjata” 3–5 hari, lalu mengoreksi bahwa tidak ada jadwal, sementara Donald Trump mengatakan ia akan menunggu proposal dari Iran.

    CPI (Consumer Price Index/Indeks Harga Konsumen, ukuran inflasi di tingkat konsumen) Inggris pada Maret naik 3,3% secara tahunan, sesuai perkiraan. Core CPI (inflasi inti, mengecualikan komponen yang sangat bergejolak seperti energi dan pangan) turun dari 3,2% menjadi 3,1%, dan ONS (Office for National Statistics/lembaga statistik Inggris) menyebut harga pabrik atau factory-gate prices (harga di tingkat produsen sebelum sampai ke konsumen) berada di atas perkiraan.

    BoE (Bank of England/Bank Sentral Inggris) sebelumnya memperkirakan inflasi mendekati 2% pada April, tetapi kemudian menaikkan proyeksi menjadi 3,5%, sementara IMF (Dana Moneter Internasional) memproyeksikan 4%. Pasar memperkirakan suku bunga tidak berubah untuk dua pertemuan, dengan peluang pada 29 Juli sekitar 48% untuk kenaikan 25 bps (basis poin; 25 bps = 0,25 poin persentase).

    Secara teknikal, GBP/USD bertahan di atas SMA 50, 100, dan 200 hari (Simple Moving Average/rata-rata pergerakan sederhana, indikator tren) di sekitar 1,3417. Resistance (area hambatan harga) berada di 1,3855 dan dekat 1,3869, dengan support (area penopang harga) sekitar 1,3417.

    Posisi Opsi Dan Volatilitas

    Saat pasangan ini bertahan di atas 1,3400 pada awal 2025, kini pergerakannya cenderung konsolidasi (bergerak mendatar dalam kisaran sempit) di sekitar 1,2950. Volatilitas tersirat (implied volatility; perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) tiga bulan untuk GBP/USD turun ke 6,2%, dari di atas 8% saat ketegangan geopolitik tahun lalu. Bagi trader yang memperkirakan harga tetap range-bound (bergerak dalam kisaran) menjelang pertemuan bank sentral berikutnya, menjual strangle out-of-the-money (strategi opsi menjual call dan put yang strike-nya jauh dari harga saat ini) bisa menjadi strategi untuk memperoleh premi (pendapatan dari penjualan opsi).

    Dinamika flight to safety (perpindahan dana ke aset aman saat risiko meningkat) tetap penting. Indeks Dolar AS (DXY) kini diperdagangkan di sekitar 104,5, jauh lebih tinggi dibanding 98,44 saat itu, mencerminkan sentimen risk-off (pelaku pasar mengurangi aset berisiko). Trader dapat mempertahankan posisi long pada opsi call dolar (hak membeli dolar pada harga tertentu) terhadap sekeranjang mata uang sebagai lindung nilai portofolio jika terjadi eskalasi konflik global yang tidak terduga.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code