Minyak mentah WTI tetap didukung di atas US$92, terkoreksi dari puncak sesi Asia di sekitar US$95,85 seiring ketegangan Timur Tengah berlanjut

    by VT Markets
    /
    Apr 23, 2026

    WTI naik untuk hari ketiga, menyentuh sekitar $95,80–$95,85 di Asia, tertinggi dalam sekitar satu setengah minggu. Setelah itu sempat turun, tetapi tetap sedikit di atas $92,00, naik hampir 0,30% pada hari itu.

    Perpanjangan sementara gencatan senjata AS–Iran belum menghilangkan kekhawatiran konflik berlanjut. Ketegangan di sekitar Selat Hormuz menjaga kekhawatiran soal gangguan jalur pelayaran (rute pengiriman kapal).

    Premi Risiko Geopolitik Menguat

    Presiden AS Donald Trump pada Selasa mengatakan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan Iran akan berlanjut. Kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran menyita dua kapal, dan sedikitnya tiga kapal kontainer tertembak di Selat pada Rabu.

    Harga juga mendapat dukungan setelah stok minyak mentah AS turun secara tak terduga. Lonjakan intraday (kenaikan dalam satu hari perdagangan) dikaitkan dengan laporan palsu soal serangan ke Teheran, dan pergerakan itu kemudian mereda.

    Dengan WTI tetap kuat di sekitar $88, terlihat pola yang mirip kembali. Ketegangan kembali tinggi di Laut Merah, sementara laporan terbaru EIA (Energy Information Administration/Administrasi Informasi Energi AS) menunjukkan penurunan persediaan (inventory draw) yang mengejutkan sebesar 3,1 juta barel pekan lalu. Latar pasokan yang ketat ini mirip dengan kondisi yang pernah terjadi sebelumnya.

    Pasar kembali memasukkan premi risiko geopolitik (tambahan harga karena risiko konflik dan gangguan pasokan), sehingga arah yang lebih mudah adalah naik. Gambaran dasar (fundamental)—didukung OPEC+ (aliansi OPEC dan negara mitra) yang mempertahankan pemangkasan produksi hingga kuartal II—mendukung pandangan bullish (bias naik) untuk minyak.

    Strategi Opsi Saat Volatilitas Tinggi

    Bagi yang ingin memanfaatkan situasi ini, membeli opsi call out-of-the-money (opsi beli dengan harga pelaksanaan di atas harga pasar saat ini) untuk pengiriman Juni 2026 dinilai masuk akal. Pergerakan menuju strike price (harga pelaksanaan) $95 memberi potensi kenaikan besar jika ketakutan soal pasokan terus meningkat. Strategi ini memungkinkan ikut menikmati reli sambil membatasi risiko pada premi (biaya) yang dibayar.

    Namun, perlu diingat pada lonjakan 2025 harga cepat berbalik hanya karena rumor, memicu volatilitas (naik-turun harga) besar. Dengan implied volatility (perkiraan volatilitas yang tercermin dalam harga opsi) saat ini tinggi, menjual cash-secured puts (menjual opsi jual dengan dana tunai disiapkan untuk membeli jika terkena eksekusi) di bawah harga pasar, misalnya di level $82 atau $80, bisa menjadi cara mengumpulkan premi yang besar. Strategi ini menguntungkan jika harga naik, bergerak datar, atau turun sedikit.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code