Michael Every dari Rabobank memperingatkan bahwa ketegangan Iran dan gangguan di Selat Hormuz dapat memperpanjang normalisasi harga energi melampaui yang tersirat dari futures

    by VT Markets
    /
    Apr 23, 2026

    Analis strategi Rabobank Michael Every mengatakan konflik yang terkait Iran dan gangguan di Selat Hormuz dapat memperpanjang proses kembalinya kondisi pasar energi ke normal hingga kuartal IV (Q4). Ia menilai pembersihan ranjau laut yang mungkin ada bisa memakan waktu dari beberapa minggu sampai beberapa bulan, tergantung jumlah ranjau.

    Laporan tersebut menyebut Iran menembaki kapal di Selat Hormuz dan menyita dua kapal. Laporan itu juga menyebut ada dugaan perahu cepat digunakan untuk menebar ranjau di jalur pelayaran tersebut.

    Risiko Pasar di Selat Hormuz

    Laporan itu menyebut drone laut untuk pembersihan ranjau (kendaraan tanpa awak di laut yang dipakai untuk mencari dan menonaktifkan ranjau) relatif belum banyak teruji dibanding metode lama, seperti kapal penyapu ranjau khusus dan penyelam. Mengacu pada patokan kasus-kasus sebelumnya, perkiraan waktu untuk membersihkan Selat Hormuz tetap berkisar beberapa minggu hingga beberapa bulan.

    Laporan tersebut menyatakan kontrak berjangka (futures, yaitu kontrak jual-beli komoditas untuk pengiriman di masa depan dengan harga yang disepakati) minyak dan gas alam belum mencerminkan risiko gangguan pasokan secara memadai. Laporan itu mengaitkan hal ini dengan potensi dampak terhadap harga hingga Q4.

    Laporan itu juga menyebut perang Iran mendorong tarif jalur (lane prices, yaitu biaya untuk mendapatkan slot/akses pengapalan) di Terusan Panama ke rekor tertinggi, hingga sekitar lima kali lipat dibanding level sebelum perang. Kenaikan ini disebut terutama karena importir LNG (gas alam cair) di Asia saling bersaing untuk mendapatkan akses.

    Aksi di Selat Hormuz disebut meningkat, padahal hampir 21 juta barel minyak melintas setiap hari. Laporan intelijen terbaru bulan ini mengonfirmasi adanya drone laut baru dan potensi ranjau, yang bisa membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk dibersihkan jika dipasang secara luas. Ini menjadi ancaman langsung terhadap sebagian besar pasokan energi dunia.

    Dampak Potensial terhadap Harga Energi

    Pasar futures dinilai mengabaikan besarnya risiko pasokan untuk minyak mentah dan gas alam. Saat Brent (patokan harga minyak global) berada di sekitar US$95 per barel, volatilitas tersirat (implied volatility, yaitu perkiraan naik-turun harga yang “terbaca” dari harga opsi) tetap rendah, menandakan pelaku pasar belum memasukkan skenario gangguan besar. Pada 2019, serangan drone ke fasilitas Saudi sempat memicu lonjakan harga harian hampir 20%, menunjukkan pasar bisa bereaksi sangat cepat saat tidak siap.

    Ketegangan ini sudah berdampak global. Importir LNG Asia mendorong biaya transit Terusan Panama ke rekor tertinggi demi mengamankan jalur. Perebutan LNG ini terjadi saat penyimpanan gas alam Eropa berada di 55%, sedikit di bawah rata-rata lima tahun, sehingga bantalan pasokan untuk menghadapi guncangan dari Timur Tengah terbatas. Gangguan di Hormuz akan memberi tekanan sangat besar pada pasar gas global yang sudah ketat.

    Dengan kondisi ini, pelaku pasar dapat mempertimbangkan strategi untuk mengantisipasi kenaikan tajam harga energi dalam beberapa minggu ke depan. Salah satu opsi adalah membeli call option (opsi beli, yaitu hak—bukan kewajiban—untuk membeli aset pada harga tertentu) berjangka lebih panjang pada Brent dan kontrak berjangka gas alam Henry Hub (patokan harga gas AS) untuk Q3 dan Q4 2026. Strategi ini memungkinkan ikut menikmati potensi lonjakan harga, sambil membatasi kerugian maksimum sebesar premi (biaya) opsi yang dibayar.

    Sikap pasar yang terlalu tenang mengindikasikan harga opsi belum sepenuhnya mencerminkan kemungkinan guncangan pasokan mendadak. Ini membuat strategi “membeli volatilitas” (mengambil posisi yang untung jika pergerakan harga membesar, misalnya lewat opsi) terlihat menarik. Kuncinya adalah bertindak sebelum pasar lebih luas menyadari bahwa pemulihan kondisi pasar energi bisa mundur hingga akhir tahun.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code