Sentimen yang memburuk mendorong EUR melemah terhadap USD untuk sesi ketiga berturut-turut, turun di bawah 1,1700

    by VT Markets
    /
    Apr 23, 2026

    Euro melemah terhadap dolar AS untuk hari ketiga pada Kamis, menyentuh sekitar 1,1680, level terendah sejak 13 April. Sentimen pasar memburuk karena proses perdamaian AS-Iran terhenti, sementara data aktivitas bisnis zona euro secara umum lebih lemah.

    Di zona euro, data awal (preliminary) HCOB PMI—survei cepat untuk mengukur aktivitas pelaku usaha—menunjukkan PMI manufaktur naik ke 52,2 dari 51,6 pada Maret. Angka ini di atas perkiraan 50,8 dan menjadi yang tertinggi dalam hampir empat tahun. PMI jasa turun ke 47,4 dari 50,2, lebih rendah dari perkiraan 49,8, sehingga indeks gabungan (komposit) turun ke 48,6 dari 50,7, dibanding ekspektasi 50,2. (Angka PMI di atas 50 berarti ekspansi, di bawah 50 berarti kontraksi.)

    Data Zona Euro dan Latar Risiko

    Harga minyak naik karena Selat Hormuz tetap ditutup, menambah tekanan bagi ekonomi zona euro yang banyak mengimpor minyak mentah. Iran menyita dua kapal pada Rabu, dan militer AS mengalihkan tiga kapal tanker Iran di perairan Asia.

    Perhatian berikutnya tertuju pada data mingguan Klaim Pengangguran AS (Jobless Claims), yakni jumlah orang yang baru mengajukan tunjangan pengangguran, yang diperkirakan naik moderat, menjelang data awal PMI S&P Global AS untuk April. Dari sisi teknikal, EUR/USD menembus tren naik sejak akhir Maret, dengan RSI (Relative Strength Index, indikator untuk mengukur kekuatan momentum harga) mendekati area jenuh jual, dan histogram MACD (Moving Average Convergence Divergence, indikator momentum berbasis rata-rata pergerakan) menunjukkan batang merah makin melebar.

    Area support (level penyangga, tempat harga sering tertahan) berada di sekitar 1,1680, lalu 1,1643, dengan support berikutnya 1,1505–1,1525. Resistance (level hambatan, tempat kenaikan harga sering tertahan) berada di dekat 1,1720, lalu sekitar 1,1765.

    Strategi Opsi dan Volatilitas

    Tekanan dari kenaikan harga minyak akibat penutupan Selat Hormuz patut diperhitungkan. Situasi serupa terjadi pada 2022 ketika guncangan energi setelah konflik di Ukraina mendorong inflasi zona euro ke puncak 10,6%. Ini menunjukkan euro rentan terhadap krisis energi, sehingga prospek tetap negatif selama ketegangan dengan Iran tinggi.

    Perbedaan antara PMI manufaktur yang menguat dan sektor jasa yang menyusut menunjukkan ekonomi yang tidak merata dan rapuh. Ini mengingatkan kondisi 2023, ketika ekonomi AS tumbuh 2,5% sementara zona euro hanya 0,5%. Kesenjangan ini mendukung pandangan yang lebih memihak dolar AS dibanding euro.

    Secara teknikal, penembusan garis tren naik adalah sinyal negatif penting. Dengan RSI mendekati area jenuh jual tetapi belum masuk sepenuhnya, pasangan ini masih punya ruang turun. Pada 2022, EUR/USD turun cepat di bawah paritas (nilai 1,00) setelah level support utama jebol, yang menunjukkan tekanan turun bisa makin cepat.

    Tingkat ketidakpastian yang tinggi berarti volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan besarnya pergerakan harga yang tercermin pada harga opsi) di pasar opsi kemungkinan meningkat. Ini membuat strategi menjual call spread out-of-the-money (menjual kombinasi opsi beli/call pada strike di atas harga saat ini untuk membatasi risiko; out-of-the-money berarti strike belum “tercapai” oleh harga) menjadi menarik. Dengan cara ini, pelaku pasar mengambil premi (pendapatan dari menjual opsi) dengan pandangan bahwa pasangan ini tidak mampu merebut kembali resistance 1,1765 dalam beberapa pekan ke depan.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code