Minyak mentah WTI diperdagangkan di sekitar US$92,55, turun 3,28%, setelah sempat menyentuh level tertinggi; pembicaraan Iran-AS dan pelemahan sentimen menekan harga

    by VT Markets
    /
    Apr 24, 2026

    WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak mentah AS) diperdagangkan di sekitar $92,55 pada Jumat, turun 3,28% dalam sehari, setelah sempat naik ke level tertinggi terkini pada awal pekan. Pergerakan ini terjadi setelah pasar menilai ulang seberapa cepat ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat dapat mereda.

    Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, melakukan perjalanan ke Pakistan untuk putaran baru pembicaraan tidak langsung (perundingan lewat perantara, bukan tatap muka langsung) dengan Washington. Kekhawatiran masih ada soal risiko pasokan terkait Selat Hormuz (jalur laut strategis untuk pengiriman minyak), termasuk gangguan pelayaran dan aksi militer yang terjadi sesekali.

    Data AS juga menekan harga setelah Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan (survei keyakinan konsumen) turun menjadi 49,8 pada April, terendah dalam beberapa dekade. Ekspektasi inflasi (perkiraan konsumen atas laju kenaikan harga) naik, dengan harga energi yang lebih tinggi disebut sebagai salah satu faktor.

    Kondisi ini membuat pasar lebih berhati-hati terhadap permintaan minyak AS ke depan. Risiko geopolitik masih ada, tetapi melemahnya sentimen dan kekhawatiran permintaan membatasi kenaikan harga dalam waktu dekat.

    Penurunan tajam WTI menunjukkan benturan klasik antara risiko pasokan dan ketakutan terhadap permintaan. Ketidakpastian pembicaraan AS–Iran menambah kegelisahan pasar, sehingga sulit mengambil posisi arah yang jelas dalam beberapa pekan mendatang. Situasi ini mengarah pada volatilitas (naik-turun harga yang tajam) sebagai faktor utama yang perlu dicermati.

    Turunnya Sentimen Konsumen Universitas Michigan ke 49,8 menjadi peringatan serius bagi permintaan minyak. Situasi serupa terjadi pada pertengahan 2022 ketika indeks menyentuh 50,0, yang kemudian diikuti penurunan hampir 8% permintaan bensin AS dalam beberapa bulan berikutnya menurut data EIA (Energy Information Administration, lembaga statistik energi pemerintah AS). Pola historis ini mengisyaratkan strategi seperti membeli opsi put (kontrak yang memberi hak menjual pada harga tertentu untuk melindungi saat harga turun) atau membentuk bear put spread (kombinasi opsi untuk mendapat manfaat dari penurunan dengan biaya lebih rendah) dapat masuk akal untuk melindungi dari penurunan lanjutan akibat ekonomi melambat.

    Namun, risiko yang terus ada di Selat Hormuz tidak bisa diabaikan. Sekitar 21% konsumsi harian cairan minyak bumi global melewati jalur ini. Peristiwa sebelumnya, seperti ketegangan pada 2019, menunjukkan setiap eskalasi militer bisa memicu lonjakan harga tajam meski singkat. Ini membuat posisi short (taruhan harga turun) langsung menjadi sangat berisiko, dan bisa lebih bijak memiliki opsi call out-of-the-money (opsi beli dengan harga kesepakatan di atas harga pasar; biasanya lebih murah dan dipakai sebagai lindung nilai) sebagai pelindung.

    Dengan dua kekuatan yang saling berlawanan, volatilitas tersirat (perkiraan volatilitas yang tercermin dalam harga opsi) berpotensi tetap tinggi, mirip level saat guncangan geopolitik 2022. Bagi pelaku pasar yang memperkirakan pergerakan besar tetapi tidak yakin arahnya, strategi opsi long straddle atau strangle (membeli kombinasi opsi untuk mendapat untung dari pergerakan besar ke atas atau ke bawah) dapat digunakan. Posisi ini diuntungkan dari ayunan besar, baik lonjakan karena gangguan pasokan maupun penurunan karena permintaan melemah.

    Sebagai alternatif, bila faktor-faktor ini saling menahan dan membuat harga bergerak dalam rentang tertentu, menjual premi (menjual opsi untuk menerima pendapatan premi) bisa lebih tepat. Iron condor (strategi opsi gabungan yang mencari untung bila harga bertahan dalam rentang tertentu) memungkinkan keuntungan jika WTI tertahan di antara lantai dukungan geopolitik (batas bawah karena risiko pasokan) dan plafon hambatan ekonomi (batas atas karena kekhawatiran permintaan). Strategi ini memanfaatkan gagasan bahwa kenaikan dibatasi, sementara penurunan tertahan oleh risiko pasokan.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code