Data CFTC (Commodity Futures Trading Commission, regulator pasar derivatif AS) untuk zona euro menunjukkan posisi bersih (net positions: selisih posisi beli dan posisi jual) EUR oleh pelaku non-komersial (non-commercial: spekulan seperti hedge fund, bukan perusahaan yang melakukan lindung nilai/hedging) berada di 41,3 ribu kontrak. Angka ini naik dari 26 ribu pada laporan sebelumnya.
Terlihat kenaikan tajam sentimen bullish (optimistis harga naik) terhadap euro, dengan posisi spekulatif net long (posisi bersih beli) melonjak ke 41,3 ribu kontrak dari 26 ribu. Ini sinyal kuat bahwa pelaku besar menempatkan posisi untuk euro menguat dalam beberapa pekan ke depan. Ini adalah kenaikan mingguan terbesar posisi net long dalam lebih dari enam bulan.
Perubahan ini kemungkinan mencerminkan perbedaan arah kebijakan bank sentral (divergence: kebijakan yang bergerak tidak sejalan) yang makin jelas. Data inflasi zona euro terbaru sedikit di atas perkiraan, 2,7%, sehingga pasar menilai Bank Sentral Eropa (ECB) bisa menunda pemangkasan suku bunga (rate cuts: penurunan suku bunga acuan) hingga lebih akhir tahun ini. Sementara itu, laporan tenaga kerja AS terbaru menunjukkan perlambatan ringan, sehingga peluang pemangkasan suku bunga The Federal Reserve (bank sentral AS) pada musim panas masih terbuka.
Jika menengok ke belakang, kita ingat sentimen pasar pada akhir 2025 ketika perbedaan data ekonomi serupa mulai terlihat. Periode tersebut diikuti reli (kenaikan berkelanjutan) nilai tukar EUR/USD dari 1,05 ke 1,09 pada kuartal berikutnya. Penumpukan posisi spekulatif long saat ini menunjukkan pasar mungkin bersiap mengulang pola tersebut.
Bagi trader, ini mengarah pada pembukaan posisi long euro melalui derivatif (instrumen turunan seperti futures dan opsi). Membeli opsi call EUR/USD (hak membeli pada harga tertentu) dengan jatuh tempo Juni dan Juli 2026 memberi cara berisiko terbatas (kerugian maksimum biasanya sebesar premi) untuk memanfaatkan potensi kenaikan menuju level 1,10. Volatilitas tersirat (implied volatility: perkiraan gejolak harga yang “tertanam” dalam harga opsi) yang rendah saat ini membuat premi opsi relatif murah.