Selama sesi Asia, EUR/USD naik mendekati 1,1710 meski euro melemah di tengah perundingan perdamaian Timur Tengah

    by VT Markets
    /
    Apr 27, 2026

    EUR/USD menguat tipis pada perdagangan Asia Senin, bertahan di dekat 1,1710 setelah dibuka di bawah penutupan sebelumnya dan memangkas kerugian terbaru. Pasangan ini masih berada di zona negatif, dengan pelaku pasar menunggu rilis Survei Kepercayaan Konsumen GfK Jerman (indikator sentimen belanja rumah tangga) pada hari ini.

    Euro melemah karena pembicaraan damai di Timur Tengah masih rapuh. Perundingan AS–Iran dilaporkan mandek setelah Presiden Donald Trump membatalkan perjalanan delegasi ke Pakistan, yang sebelumnya dikaitkan dengan peluang pembicaraan langsung dengan Iran.

    Trump mengatakan Iran bisa menghubungi AS secara langsung, dan pada Sabtu meminta Jared Kushner dan Steve Witkoff membatalkan perjalanan ke Pakistan. Ia menyebut Iran “menawarkan banyak hal, tetapi belum cukup”, sementara Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Iran tidak akan menerima “negosiasi yang dipaksakan di bawah ancaman atau blokade” (blokade: pembatasan akses ekonomi/transportasi).

    CNN melaporkan Trump dikawal turun dari panggung oleh Secret Service (pengawal presiden AS) setelah ada dugaan tembakan di acara White House Correspondents’ Dinner di Washington, DC, pada Sabtu. Wakil Presiden JD Vance dan beberapa anggota kabinet juga dievakuasi.

    Dolar AS mendapat dukungan dari permintaan aset aman (safe-haven: aset yang biasanya diburu saat risiko global naik, seperti USD) ketika gencatan senjata berada di bawah tekanan. Israel dan Hizbullah meningkatkan serangan meski ada perpanjangan yang dimediasi AS untuk menghentikan pertempuran selama tiga pekan lagi.

    Lingkungan saat ini ditandai Dolar AS yang kuat, didorong oleh arus ke aset aman di tengah meningkatnya ketegangan global. Walau EUR/USD masih bertahan di atas 1,1700 untuk sementara, tekanan jelas mengarah turun karena pasar memasukkan risiko yang lebih tinggi ke dalam harga. Indeks Dolar AS (DXY: ukuran kekuatan USD terhadap sekeranjang mata uang utama) menembus di atas level 107 pekan lalu, sinyal kuat adanya perpindahan dana ke aset yang dianggap aman.

    Mandeknya perundingan AS–Iran dan eskalasi konflik Israel–Hizbullah menjadi pendorong utama penguatan dolar. Ini bukan sekadar reaksi sesaat; pola ini mirip dengan perilaku pasar saat ketegangan di Selat Hormuz pada akhir 2025. Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (US Treasury: surat utang pemerintah AS) juga mencerminkan hal ini, dengan yield 10-tahun turun ketika investor lebih memilih keamanan dibanding mengejar imbal hasil.

    Di sisi lain, Euro rentan karena kedekatan geografis Eropa dengan Timur Tengah dan ketergantungan pada impor energi. Survei Kepercayaan Konsumen GfK Jerman diperkirakan menangkap kekhawatiran ini, dengan perkiraan konsensus sudah mengarah ke penurunan. Data ini kemungkinan menegaskan sentimen negatif (bearish: pandangan harga cenderung turun) terhadap mata uang tunggal.

    Bagi pelaku pasar derivatif (derivatif: kontrak keuangan yang nilainya mengikuti aset acuan seperti kurs), kondisi ini mengarah pada strategi yang diuntungkan saat harga turun atau saat volatilitas (volatility: besarnya naik-turun harga) meningkat. Membeli opsi jual (put: hak menjual pada harga tertentu) EUR/USD atau membangun bear put spread (strategi opsi: membeli put dan menjual put lain pada strike berbeda untuk menekan biaya, dengan potensi untung saat harga turun) bisa menjadi cara untuk memposisikan diri jika penurunan berlanjut. Indeks Volatilitas EuroCurrency Cboe (EVZ: ukuran volatilitas tersirat dari opsi euro) sudah melonjak lebih dari 15% dalam beberapa hari terakhir, menandakan premi opsi (biaya opsi) makin mahal.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code