Iran Usulkan ke AS Pembukaan Kembali Selat Hormuz dan Akhiri Perang, namun Tunda Pembicaraan Nuklir, Kata Sumber kepada Axios dan Bloomberg

    by VT Markets
    /
    Apr 27, 2026

    Iran mengirim proposal kepada AS untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, menurut Bloomberg yang mengutip laporan Axios pada Senin. Laporan itu mengutip satu pejabat AS dan dua sumber yang mengetahui masalah tersebut.

    Proposal itu mencakup perpanjangan gencatan senjata (penghentian sementara pertempuran) untuk membuka jalan menuju penghentian perang secara permanen. Proposal itu juga menyebutkan bahwa perundingan nuklir akan ditunda.

    Kaitan Gencatan Senjata dan Perundingan Nuklir

    Menurut rencana tersebut, pembicaraan nuklir baru akan dimulai setelah blokade AS di Selat Hormuz dicabut. Blokade berarti pembatasan atau penutupan jalur pelayaran yang menghambat pengiriman. Axios menyebut mediator dari Pakistan menyampaikan proposal itu ke Gedung Putih.

    Laporan itu menyebut belum jelas apakah AS akan mempertimbangkan proposal tersebut. Reaksi pasar menunjukkan WTI naik 0,33% ke US$93,70 saat artikel ini ditulis. WTI adalah patokan harga minyak mentah AS.

    Sinyal dan Posisi di Pasar Opsi

    Dalam konteks ini, volatilitas tersirat (perkiraan tingkat naik-turun harga yang tercermin dalam harga opsi) di pasar opsi minyak mentah lebih tinggi dibanding saat kondisi tenang. Indeks volatilitas minyak (OVX), yaitu indikator volatilitas pasar opsi minyak, sempat melonjak saat blokade 2025. Meski sudah turun, levelnya masih di atas titik terendah historis, menandakan pasar masih mengantisipasi risiko guncangan pasokan mendadak.

    Pelaku pasar dapat mempertimbangkan membeli opsi call berjangka panjang untuk lindung nilai (mengurangi risiko) atau berspekulasi jika ketegangan kembali memanas. Opsi call memberi hak membeli aset pada harga tertentu (strike). Strike di US$95 atau US$100 kini lebih realistis jika jalur diplomasi kembali buntu. Strategi ini membatasi risiko pada premi yang dibayar, sambil memberi peluang untung bila harga melonjak.

    Ketegangan juga terlihat dari bentuk harga opsi, dengan skew ke atas (harga opsi lebih mahal untuk skenario kenaikan). Opsi call out-of-the-money (harga strike di atas harga saat ini) diperdagangkan dengan premi lebih tinggi dibanding opsi put out-of-the-money (strike di bawah harga saat ini). Ini menunjukkan pasar lebih khawatir harga melonjak ketimbang turun tajam. Skew ini bisa dimanfaatkan melalui spread, yaitu menggabungkan beli dan jual opsi untuk membentuk profil risiko/imbal hasil tertentu.

    Bagi yang toleransi risikonya lebih tinggi dan menilai situasi akan stabil, menjual cash-secured put (menjual opsi put dengan dana disiapkan untuk membeli jika dieksekusi) atau credit spread (strategi menerima premi bersih dengan menjual dan membeli opsi pada strike berbeda) pada strike lebih rendah bisa menarik. Strategi ini mengambil keuntungan dari premi volatilitas yang tinggi, namun tetap berisiko jika terjadi perubahan geopolitik mendadak.

    Data terbaru dari Energy Information Administration (EIA) menunjukkan persediaan komersial minyak mentah global berada sedikit di bawah rata-rata lima tahun. EIA adalah lembaga statistik energi AS. Kondisi pasokan yang relatif ketat ini berarti pasar punya penyangga yang lebih kecil untuk menyerap gangguan dari Selat Hormuz. Penutupan, bahkan hanya beberapa hari, dapat mendorong harga naik lebih cepat dan lebih tajam dibanding saat pasokan longgar.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code