Kit Juckes: Pelemahan Dolar Cerminkan Harapan Kesepakatan Damai dan Berakhirnya Penyelidikan Departemen Kehakiman AS terhadap Powell

    by VT Markets
    /
    Apr 27, 2026

    Dolar AS diperdagangkan melemah karena pasar bereaksi terhadap harapan adanya kesepakatan damai di kawasan Teluk dan kabar bahwa penyelidikan Departemen Kehakiman AS (DoJ, lembaga penegak hukum federal) terhadap Ketua Federal Reserve (The Fed, bank sentral AS) Jerome Powell telah berakhir. Penyelidikan itu terkait renovasi gedung The Fed.

    Dua kemungkinan hasil konflik membentuk ekspektasi terhadap dolar. Jika konflik cepat berakhir, dolar bisa tertinggal dibanding mata uang utama lainnya.

    Gangguan Minyak Dan Perbedaan Kinerja Mata Uang

    Jika aliran pasokan minyak tetap terganggu lebih lama, ekonomi pengimpor energi bisa lebih terpukul dibanding pengekspor energi. Dalam kondisi itu, AS dan pengekspor lain dapat berkinerja lebih baik daripada para pengimpor.

    Laporan tersebut juga mengaitkan berakhirnya penyelidikan DoJ dengan peluang Kevin Warsh dikukuhkan sebagai Ketua The Fed berikutnya. Disebutkan hal ini dapat mendorong kerja sama lebih erat antara Departemen Keuangan AS (Treasury, pengelola fiskal dan penerbit surat utang negara) dan The Fed, serta menekan suku bunga.

    Artikel ini menyebut dibuat dengan bantuan alat kecerdasan buatan (AI, perangkat lunak yang meniru kemampuan analisis manusia) dan ditinjau oleh editor.

    Dampak Pasar Dan Implikasi Perdagangan

    Konflik yang berkepanjangan itu menjadi faktor positif bagi dolar AS, seperti diperkirakan. Saat harga minyak mentah WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) melonjak di atas US$95 per barel pada kuartal terakhir 2025, ekonomi pengimpor energi besar seperti Jepang dan Jerman melemah. Sebagai respons, Indeks Dolar AS (DXY, pengukur kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) menguat, naik dari kisaran rendah 100-an ke puncak 107 sebelum stabil di sekitar level saat ini.

    Perubahan kepemimpinan The Fed yang diperkirakan juga terjadi setelah penyelidikan terhadap Powell selesai. Pengukuhan Kevin Warsh pada awalnya memicu harapan pasar akan suku bunga lebih rendah dan dolar lebih lemah. Namun kenyataannya lebih rumit, karena inflasi yang sulit turun (sticky inflation, inflasi yang bertahan tinggi meski kebijakan diperketat) menghambat penurunan suku bunga besar seperti yang diinginkan pemerintahan sebelumnya.

    Dengan inflasi inti (core inflation, inflasi yang biasanya mengeluarkan komponen bergejolak seperti pangan dan energi) masih berada di atas target The Fed pada 3,1% secara tahunan (year-over-year, dibanding periode yang sama tahun lalu), arah suku bunga tetap tidak pasti. Ini menciptakan ketegangan antara tekanan politik untuk menurunkan suku bunga dan mandat The Fed menjaga stabilitas harga. Ketidakpastian ini menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan trader.

    Karena itu, strategi derivatif (produk turunan, instrumen yang nilainya mengikuti aset acuan seperti mata uang atau suku bunga) sebaiknya berfokus pada ketegangan yang belum selesai ini. Volatilitas (tingkat naik-turun harga) di pasar valuta, terutama pada pasangan EUR/USD dan USD/JPY, berpotensi meningkat menjelang rapat The Fed berikutnya. Membeli opsi (options, kontrak yang memberi hak—bukan kewajiban—untuk membeli/menjual pada harga tertentu) seperti straddle (membeli opsi beli dan opsi jual pada harga kesepakatan yang sama untuk mengambil peluang pergerakan besar) atau strangle (mirip straddle, tetapi harga kesepakatannya berbeda) dapat menjadi cara yang lebih hati-hati untuk mengambil peluang dari pergerakan besar ke salah satu arah tanpa harus menebak arahnya.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code