Bob Savage dari BNY mengatakan Iran menawarkan kesepakatan kepada AS untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang; perundingan nuklir ditunda

    by VT Markets
    /
    Apr 27, 2026

    Iran, dengan perantara Pakistan, mengusulkan kesepakatan kepada AS yang tahap awalnya fokus membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang. Pembahasan nuklir akan ditunda ke tahap berikutnya agar tidak memicu perpecahan di dalam negeri Iran soal konsesi nuklir (kelonggaran yang diberikan Iran).

    Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah menggelar pembicaraan di Pakistan dan Oman, dengan diskusi lanjutan diperkirakan berlangsung di Moskow. AS belum merespons usulan tersebut.

    Market Setup And Diplomatic Timeline

    Dalam rencana ini, blokade AS akan dicabut lebih dulu. Ini bisa mengurangi daya tekan AS terhadap persediaan uranium Iran (stok bahan bakar nuklir) dan terhadap penghentian pengayaan (proses menaikkan kadar uranium untuk energi atau potensi senjata).

    Perkiraan harga minyak naik karena gangguan pasokan energi masih berlanjut. Brent bertahan di atas US$90 per barel hingga akhir 2026 makin dianggap sebagai pandangan umum.

    Dengan usulan Iran ini, pasar berada di titik krusial: premi risiko geopolitik pada minyak (tambahan harga karena risiko konflik) bisa menguat atau cepat turun. AS belum merespons, sehingga ketidakpastian masih tinggi dalam beberapa pekan ke depan. Untuk sekarang, pandangan umum bahwa Brent akan bertahan di atas US$90 per barel masih berlaku, tetapi jalur diplomasi baru ini membuka risiko penurunan yang jelas.

    Dengan kontrak berjangka Brent Juni (futures: kontrak jual-beli untuk harga di masa depan) diperdagangkan sekitar US$92,50, pasar memasang harga untuk gangguan lanjutan dari blokade yang dimulai pada 2025. Penghentian ini pada praktiknya menahan hampir 20 juta barel per hari dari jalur pengiriman cepat, sebuah guncangan pasokan yang mengingatkan pada gejolak setelah invasi Rusia ke Ukraina pada 2022. Karena itu, pasar bisa mempertimbangkan posisi beli dengan opsi call (hak membeli pada harga tertentu sebagai taruhan harga naik), dengan asumsi pemerintah Trump akan memprioritaskan daya tekan isu nuklir dibanding kesepakatan cepat.

    Namun, jika AS tiba-tiba setuju, harga bisa jatuh tajam saat Selat Hormuz dibuka kembali. Untuk mengantisipasi skenario yang peluangnya lebih kecil tetapi dampaknya besar, investor dapat membeli opsi put murah yang jauh dari harga pasar (out-of-the-money: harga strike-nya jauh dari harga saat ini, biasanya lebih murah) sebagai lindung nilai (hedge: perlindungan dari kerugian). Strategi ini melindungi portofolio dari perubahan kebijakan AS yang lebih lunak (dovish: cenderung meredakan ketegangan) terhadap Iran.

    Positioning For A Range Break

    Volatilitas tersirat (implied volatility: perkiraan besarnya naik-turun harga yang tercermin pada harga opsi) yang tinggi pada opsi minyak mentah menunjukkan pasar bersiap untuk pergerakan besar, dan laporan EIA pekan lalu tentang penurunan persediaan yang lebih besar dari perkiraan mempertegas ketatnya pasokan saat ini. Pernyataan resmi dari Washington atau Teheran perlu dipantau ketat karena akan menjadi pemicu utama arah harga minyak berikutnya. Respons tegas ke salah satu arah kemungkinan akan mendorong pasar melampaui kisaran perdagangannya saat ini.

    Buat akun VT Markets live dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code