Imbal hasil lelang US Treasury tenor 5 tahun turun ke 3,955%, dari sebelumnya 3,98%

    by VT Markets
    /
    Apr 28, 2026

    Amerika Serikat menggelar lelang Surat Utang Negara (Treasury) tenor 5 tahun. Imbal hasil (yield, yaitu tingkat pengembalian yang diminta investor) lelang turun ke 3,955% dari 3,98% sebelumnya.

    Turunnya yield lelang Treasury 5 tahun ke 3,955% menunjukkan permintaan kuat terhadap utang pemerintah. Ini mengindikasikan pasar makin bertaruh suku bunga akan turun dalam waktu dekat. Kami melihat ini sebagai sinyal jelas “flight to safety” (perpindahan dana ke aset yang dianggap lebih aman) di tengah isu ekonomi melambat.

    Inflasi Melandai Menguatkan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga

    Pergerakan ini sejalan dengan laporan terbaru Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI, ukuran inflasi di tingkat konsumen) untuk Maret 2026, yang menunjukkan inflasi inti (core inflation, inflasi yang mengecualikan harga pangan dan energi yang lebih bergejolak) melandai ke 2,8%. Angka ini turun dari 3,1% pada Februari. Data ini memperkuat pandangan bahwa bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) memiliki ruang untuk melonggarkan kebijakan sebelum akhir tahun.

    Ini berbeda dari sentimen sepanjang 2025 saat yield masih tinggi. Saat itu, inflasi jasa yang bertahan membuat yield Treasury 10 tahun bertahan di atas 4,4% dalam waktu lama. Permintaan obligasi saat ini menandakan perubahan besar pada ekspektasi pasar.

    Dengan outlook ini, kami mengantisipasi yield berpotensi terus turun. Trader dapat mempertimbangkan posisi beli (long, yaitu mengambil posisi untuk mendapat untung jika harga naik) pada kontrak futures Treasury, seperti 5-Year T-Note futures (ZF). Ini cara langsung untuk memanfaatkan kenaikan harga obligasi saat yield turun.

    Opsi (options, kontrak yang memberi hak—bukan kewajiban—untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu) pada ETF yang sensitif terhadap suku bunga, seperti IEF untuk obligasi tenor menengah, juga menarik. Membeli opsi beli (call options, hak untuk membeli) bisa memberi eksposur “berpengungkit” (leverage, potensi dampak lebih besar dengan modal lebih kecil) terhadap kenaikan harga obligasi. Strategi ini lebih efisien dari sisi modal dibanding memegang aset dasarnya.

    Transaksi Saham yang Sensitif Suku Bunga Makin Menarik

    Biaya pinjaman yang lebih rendah biasanya positif bagi sektor saham berorientasi pertumbuhan. Kondisi ini mendukung sikap bullish (optimistis harga naik) pada teknologi dan saham lain yang sensitif terhadap suku bunga. Transaksi derivatif (instrumen turunan) pada indeks seperti Nasdaq 100 melalui opsi beli atau futures kini lebih menarik.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code