Reuters: UEA Berencana Keluar dari OPEC pada 1 Mei, Soroti Retaknya Hubungan di Teluk di Tengah Krisis Energi Akibat Perang dengan Iran

    by VT Markets
    /
    Apr 29, 2026

    Uni Emirat Arab (UEA) akan keluar dari Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) pada 1 Mei, Reuters melaporkan pada Selasa. Langkah ini terjadi di tengah krisis energi yang dikaitkan dengan perang Iran, dengan laporan meningkatnya ketegangan di antara negara-negara Teluk.

    Laporan tersebut menyebut UEA selama beberapa pekan menghadapi serangan rudal (peluru kendali jarak jauh) dan drone (pesawat tanpa awak) oleh Iran, yang juga anggota OPEC. Disebutkan pula serangan Iran terhadap pelayaran di Selat Hormuz membatasi kemampuan UEA mengekspor minyak, sehingga menekan bagian penting ekonomi negara tersebut.

    Dampak Keluar UEA terhadap Pasar Minyak

    Menteri Energi UEA Suhail Al Mazrouei mengatakan keluarnya UEA akan berdampak minimal terhadap harga minyak serta terhadap OPEC dan OPEC+ (kelompok OPEC ditambah negara produsen minyak lain yang bekerja sama mengatur pasokan). Pada saat penulisan, West Texas Intermediate (WTI)—patokan harga minyak AS—naik 2,15% pada hari itu ke US$97,00.

    Kami memperkirakan volatilitas tersirat (perkiraan gejolak harga yang dibaca dari harga opsi) pada opsi minyak mentah melonjak dalam beberapa pekan ke depan, terutama karena gangguan pengiriman di Selat Hormuz. Jika melihat ke belakang, gejolak geopolitik serupa—seperti awal konflik Ukraina pada 2022—membuat metrik volatilitas (ukuran statistika untuk besarnya naik-turun harga) naik dua kali lipat dalam waktu singkat. Trader dapat mempertimbangkan membeli straddle atau strangle (strategi opsi untuk mendapat untung dari pergerakan harga besar ke atas atau ke bawah).

    Spread Brent-WTI dan Selat Hormuz

    Konsentrasi konflik di Selat Hormuz memberi tekanan langsung pada minyak mentah yang dikirim lewat laut, yang terutama memengaruhi harga Brent (patokan harga minyak global/laut). Kondisi ini membuat spread Brent-WTI (selisih harga Brent dan WTI) melebar tajam, baru-baru ini menembus level tertinggi multi-tahun di atas US$9. Kami melihat peluang untuk mengambil posisi jika spread ini melebar lebih jauh apabila ketegangan kawasan meningkat.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code