Berdasarkan data kompilasi, harga emas di Filipina melemah, mencerminkan penurunan kurs lokal

    by VT Markets
    /
    May 1, 2026

    Harga emas di Filipina turun pada Jumat, berdasarkan data FXStreet. Emas dibanderol PHP 9.091,70 per gram, turun dari PHP 9.109,28 pada Kamis.

    Emas juga melemah ke PHP 106.045,50 per tola dari PHP 106.248,80 sehari sebelumnya. Harga lain yang tercantum adalah PHP 90.918,45 untuk 10 gram dan PHP 282.782,00 per troy ounce (ons troy, satuan berat logam mulia internasional).

    Bagaimana Harga Emas Dikonversi

    FXStreet mengonversi harga emas global ke peso Filipina dengan memakai kurs USD/PHP (nilai tukar dolar AS terhadap peso Filipina) dan satuan lokal. Harga diperbarui setiap hari memakai harga pasar saat publikasi, dan angka di pasar lokal bisa sedikit berbeda.

    Bank sentral memegang cadangan emas terbesar dan menambah 1.136 ton (ton metrik) senilai sekitar US$70 miliar pada 2022, menurut World Gold Council. Ini pembelian tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai, dengan China, India, dan Turki termasuk negara berkembang yang menaikkan cadangan.

    Harga emas sering bergerak berlawanan arah dengan dolar AS dan obligasi pemerintah AS (US Treasuries, surat utang negara AS), serta bisa bergerak berlawanan dengan aset berisiko (misalnya saham). Penggerak harga mencakup peristiwa geopolitik, kekhawatiran resesi, suku bunga, dan perubahan dolar AS karena emas dihargai dalam dolar (XAU/USD, kode pasangan harga emas terhadap dolar AS).

    Prospek Pasar Dan Pertimbangan Perdagangan

    Faktor utama yang menopang emas adalah pernyataan terbaru The Federal Reserve (bank sentral AS) yang memberi sinyal jeda dari siklus kenaikan suku bunga agresif yang terjadi sepanjang 2025. Dengan data inflasi AS April 2026 yang masih di atas 3,5%, pasar memperkirakan dolar melemah dalam beberapa bulan ke depan. Dolar yang lebih lemah biasanya mendukung emas karena logam ini dihargai dalam USD.

    Permintaan kuat dari bank sentral juga berlanjut dan membantu membentuk batas bawah harga (level penopang). Laporan resmi menyebut bank sentral global menambah lebih dari 1.050 ton ke cadangan pada 2025, hampir menyamai laju rekor pada awal dekade ini. Pembelian yang berkelanjutan ini menunjukkan diversifikasi strategi global, yakni mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

    Bagi pelaku pasar derivatif (instrumen turunan, nilainya mengikuti aset dasar seperti emas), kondisi ini dapat mendukung strategi membeli opsi call emas (hak membeli pada harga tertentu) untuk beberapa pekan ke depan. Penurunan kecil harga kemungkinan menekan volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan volatilitas yang tercermin pada harga opsi), sehingga premi opsi bisa lebih murah. Ini memberi peluang menangkap kenaikan dengan risiko yang terukur, terutama saat ketegangan geopolitik berlanjut di jalur pelayaran penting.

    Sebagai catatan, ada koreksi tajam namun sementara pada kuartal III 2025 yang dipicu kekuatan tak terduga laporan tenaga kerja AS. Ini mengingatkan bahwa meski tren emas cenderung positif, posisi berleverage (menggunakan pinjaman/margin untuk memperbesar eksposur) perlu dikelola ketat. Menggunakan opsi untuk membatasi potensi rugi umumnya lebih bijak dibanding menahan kontrak futures (kontrak berjangka, kewajiban jual/beli di masa depan) secara langsung.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code