Ketegangan Iran dan The Fed yang hawkish mendongkrak rebound Indeks Dolar, memangkas kerugian setelah turun dari level tertinggi

    by VT Markets
    /
    May 1, 2026

    Indeks Dolar AS (DXY) naik pada Jumat, membalikkan sebagian penurunan Kamis dari puncak tertinggi tiga pekan yang sempat sedikit di atas 99,00. Indeks diperdagangkan dekat 98,25 pada sesi Eropa, naik lebih dari 0,10% pada hari itu.

    Pembicaraan AS-Iran masih buntu setelah Donald Trump mengatakan AS akan menempatkan Iran dalam blokade laut (pembatasan lewat kekuatan angkatan laut untuk menghambat/menahan pergerakan kapal) sampai negara itu menyetujui kesepakatan soal program nuklirnya. Laporan juga menyebut AS mempertimbangkan serangan militer baru ke Iran, menambah kekhawatiran ketegangan meningkat, seiring sikap Federal Reserve yang lebih ketat (hawkish: cenderung menaikkan suku bunga atau menahan suku bunga tinggi untuk menekan inflasi).

    Level Teknikal Dan Momentum

    Pada grafik, penurunan dari Simple Moving Average 200 hari (rata-rata bergerak sederhana 200 hari: rata-rata harga penutupan 200 hari terakhir) tertahan dekat Fibonacci retracement 50% di 98,06 (Fibonacci: alat untuk memetakan potensi area dukungan/penolakan berdasarkan persentase pergerakan). Penembusan di bawah 98,06 dapat membuka peluang turun ke level 61,8% di 97,48.

    Relative Strength Index/RSI (indikator kekuatan tren dalam skala 0–100) berada dekat 43 dan histogram MACD (indikator momentum berbasis selisih rata-rata bergerak) sedikit negatif, menandakan tekanan turun masih ada tanpa sinyal jenuh jual (oversold: kondisi harga sudah turun terlalu jauh dan rawan pantulan). Area resistance (tahanan: zona yang kerap menahan kenaikan) terlihat di retracement 38,2% pada 98,65, EMA 200 hari (exponential moving average: rata-rata bergerak dengan bobot lebih besar pada data terbaru) di 99,06, serta retracement 23,6% di 99,38.

    Analisis teknikal ini dibuat dengan bantuan alat AI (kecerdasan buatan: sistem komputer yang membantu mengolah data dan menghasilkan ringkasan/indikasi).

    Implikasi Strategi Untuk Trader Derivatif

    Secara teknikal, level kunci dari 2025 di sekitar 99,00 tidak lagi relevan. Sekarang pasar mengawasi support (dukungan: zona yang kerap menahan penurunan) DXY pada rata-rata bergerak 50 hari dekat 104,10, dengan resistance kuat menuju level psikologis 105,00 (angka bulat yang sering jadi perhatian pasar). Jika support ini tembus, hal itu dapat menjadi sinyal reli panjang dolar mulai kehilangan momentum.

    Bagi trader derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan futures/kontrak berjangka), kondisi ini mendukung strategi yang diuntungkan dari potensi perubahan tren. Implied volatility pada opsi EUR/USD (volatilitas tersirat: perkiraan besar-kecilnya pergerakan harga yang tercermin dari premi opsi) meningkat tipis karena pelaku pasar mengantisipasi kemungkinan perubahan arah kebijakan The Fed akhir tahun ini. Salah satu opsi adalah mempertimbangkan membeli put option pada DXY atau ETF yang mengikuti dolar (put option: hak untuk menjual pada harga tertentu; ETF: reksa dana yang diperdagangkan di bursa) sebagai lindung nilai terhadap pembalikan.

    Posisi yang diuntungkan dari dolar yang bergerak datar atau melemah tipis dapat dipertimbangkan dalam beberapa pekan ke depan. Menjual call option out-of-the-money pada DXY (call OTM: opsi beli dengan strike di atas harga saat ini) bisa menjadi cara menghasilkan pemasukan (premi) sambil membatasi risiko, jika indeks tertahan di bawah puncak terbaru. Strategi ini memanfaatkan pandangan bahwa dorongan naik dolar saat ini kemungkinan sudah melemah.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code