Jumlah uang beredar M4 Inggris naik 0,8% secara bulanan, melampaui perkiraan 0,5%, menurut data yang dirilis

    by VT Markets
    /
    May 1, 2026

    Pasokan uang M4 Inggris naik 0,8% secara bulanan (month on month/mom) pada Maret. Perkiraan 0,5%.

    Artinya, angka Maret 0,3 poin persentase di atas perkiraan.

    Implikasi untuk Inflasi dan Permintaan

    Kenaikan pasokan uang M4 yang lebih kuat dari perkiraan pada Maret menunjukkan lebih banyak uang beredar di perekonomian Inggris. Ini sinyal inflasi yang jelas: ketika jumlah uang bertambah sementara barang dan jasa terbatas, harga cenderung naik. Perlu dipantau apakah tambahan uang ini benar-benar berubah menjadi belanja dalam beberapa bulan ke depan.

    Data ini sejalan dengan statistik lain yang menunjukkan ekonomi masih cukup kuat. Contohnya, UK Services PMI (indeks manajer pembelian sektor jasa, indikator cepat arah aktivitas bisnis) terakhir berada di 54,2, menandakan ekspansi aktivitas di sektor utama ekonomi. Kombinasi uang beredar yang bertambah dan permintaan jasa yang kuat memperbesar risiko inflasi bertahan lebih lama.

    Dengan kondisi ini, Bank of England (bank sentral Inggris) kemungkinan berpihak lebih “hawkish” (lebih condong mengetatkan kebijakan, misalnya menahan atau menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi). Pembicaraan pasar soal kemungkinan pemangkasan suku bunga pada musim panas 2026 kini terlihat terlalu dini. Komunikasi bank sentral ke depan kemungkinan menekankan pendekatan “higher-for-longer” (suku bunga tinggi dipertahankan lebih lama).

    Untuk posisi pasar, ini bisa mendukung penguatan pound sterling. Bank of England yang lebih ketat dibanding Federal Reserve AS yang mungkin mulai melambat dapat membuka peluang. Strategi seperti membeli opsi call GBP/USD (kontrak derivatif yang memberi hak membeli pada harga tertentu; digunakan untuk mengambil untung dari kenaikan kurs) dapat dipertimbangkan untuk memanfaatkan potensi penguatan nilai tukar.

    Di pasar suku bunga, ekspektasi pelonggaran kebijakan akan bergeser lebih jauh. Ini berpotensi memicu aksi jual pada obligasi pemerintah Inggris bertenor pendek (gilts), sehingga imbal hasilnya (yield, tingkat keuntungan tahunan yang tercermin dari harga obligasi) naik. Perdagangan kontrak berjangka SONIA (futures berbasis SONIA, suku bunga acuan pasar uang overnight Inggris) untuk bertaruh pada naiknya suku bunga jangka pendek bisa menjadi langkah yang masuk akal dalam beberapa pekan ke depan.

    Paralel Historis dan Sensitivitas Kebijakan

    Pelajaran dari periode inflasi tinggi yang mulai terlihat sejak 2022 perlu diingat. Saat itu, bank sentral dikritik karena meremehkan tekanan inflasi dan terlambat bertindak. Bank of England akan berupaya menghindari kesalahan serupa, sehingga sangat peka terhadap data seperti laporan M4 ini.

    Situasi ini juga mengingatkan pada akhir 2025. Lonjakan pasokan uang yang tak terduga sempat diikuti inflasi yang tetap tinggi beberapa bulan kemudian, sehingga Bank of England membatalkan rencana pemangkasan suku bunga. Pasar akan mengingat pola ini dan kemungkinan lebih cepat memasukkan (pricing in) reaksi kebijakan yang lebih ketat kali ini.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code