PMI Manufaktur S&P Global Amerika Serikat berada di 54,5 pada April. Angka ini di atas perkiraan 54.
Pembacaan di atas 50 berarti aktivitas manufaktur sedang ekspansi (tumbuh). Pembacaan di bawah 50 berarti kontraksi (menurun).
Implikasi bagi Kebijakan The Fed dan Suku Bunga
Data manufaktur April yang lebih kuat dari perkiraan menunjukkan ekonomi AS masih solid, tidak sesuai prediksi perlambatan sebelumnya. Ketahanan ini kemungkinan membuat pasar meninjau ulang arah kebijakan Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS). Pasar diperkirakan akan semakin ramai membahas suku bunga “lebih tinggi lebih lama” (suku bunga bertahan tinggi untuk waktu yang lebih panjang).
Dengan kondisi ekonomi yang kuat, harapan pemangkasan suku bunga pada musim panas kian mengecil. Inflasi inti (core inflation, yaitu inflasi yang biasanya tidak memasukkan harga pangan dan energi yang bergejolak) sebelumnya sulit turun, dan data ini memperkuat sikap hati-hati The Fed. Trader dapat mempertimbangkan strategi yang diuntungkan saat imbal hasil (yield, tingkat keuntungan obligasi) naik, misalnya menjual (short) kontrak futures obligasi pemerintah AS (Treasury) tenor 2 tahun atau 10 tahun (short berarti mengambil posisi yang untung jika harga turun; saat yield naik, harga obligasi biasanya turun).
Untuk pasar saham, ada dua sisi: potensi laba perusahaan yang kuat, tetapi tertekan biaya pinjaman yang lebih mahal. Strategi yang lebih masuk akal adalah memilih sektor yang cenderung diuntungkan oleh aktivitas manufaktur, seperti industri dan material, misalnya lewat opsi beli (call option, yaitu hak untuk membeli aset pada harga tertentu; biasanya diuntungkan jika harga naik) pada ETF seperti XLI atau XLB (ETF adalah reksa dana yang diperdagangkan di bursa).
Peluang suku bunga AS lebih tinggi dibanding ekonomi lain biasanya mendukung dolar AS. Indeks Dolar AS (DXY, ukuran nilai dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) belakangan bergerak searah dengan kenaikan yield Treasury jangka pendek, dan tren ini diperkirakan berlanjut. Ini membuka peluang mengambil posisi beli dolar (long dollar, yaitu strategi yang untung jika dolar menguat), terutama terhadap mata uang dengan bank sentral yang lebih dovish (dovish berarti cenderung mendukung suku bunga lebih rendah/kebijakan lebih longgar).
Terakhir, ekspansi manufaktur menandakan permintaan komoditas industri meningkat. Harga tembaga sangat sensitif terhadap data seperti ini. PMI yang lebih tinggi dari perkiraan dapat mendorong kenaikan lanjutan, sehingga opsi beli pada futures tembaga dan minyak mentah bisa menjadi cara untuk memanfaatkan skenario ekspansi ekonomi (futures adalah kontrak untuk membeli/menjual aset pada harga dan tanggal tertentu).