BNP Paribas memproyeksikan pertumbuhan ekonomi AS 2026 di atas tren, PDB 2,4%, inflasi 3,3%, suku bunga The Fed tetap di 3,5%-3,75%

    by VT Markets
    /
    May 4, 2026

    BNP Paribas memperkirakan pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto, ukuran total output ekonomi) AS sebesar 2,4% pada 2026, naik dari 2,1% pada 2025. Bank ini menempatkan inflasi 2026 di 3,3%, dan memperkirakan inflasi tetap di atas target hingga 2028 karena harga minyak yang lebih tinggi dan tarif (bea masuk impor).

    Kisaran target Fed Funds (suku bunga acuan The Fed untuk pinjaman antarbank semalam) diproyeksikan tetap di 3,5%–3,75%. Proyeksi ini mencakup pergeseran sikap Federal Open Market Committee/FOMC (komite penentu kebijakan moneter The Fed) ke “pandangan dua arah”, artinya siap menaikkan atau menurunkan suku bunga bila diperlukan.

    Dolar Melemah terhadap Euro

    BNP Paribas memperkirakan dolar AS melemah bertahap terhadap euro dalam skenario dasar. Bank menggambarkan skenario ini sebagai normalisasi bertahap di Timur Tengah serta tekanan harga yang masih berlanjut.

    Bank memproyeksikan EUR/USD (kurs euro terhadap dolar AS) di 1,21 pada kuartal IV 2026 dan 1,25 pada kuartal IV 2027.

    Kami melihat ekonomi AS berjalan lebih panas dari potensi jangka panjangnya tahun ini, dengan pertumbuhan menuju 2,4%. Data terbaru kuartal I 2026 menegaskan kekuatan ini, dengan pertumbuhan tahunan tersetahunkan (annualized, laju yang dihitung seolah-olah kinerja satu kuartal berlangsung setahun penuh) sebesar 2,6%. Momentum ini menunjukkan ekonomi masih mampu menyerap level suku bunga saat ini.

    Inflasi tetap sulit turun dan diperkirakan rata-rata 3,3% tahun ini, tren yang juga terlihat sepanjang 2025 ketika inflasi konsisten di atas target. Kondisi ini membuat kecil kemungkinan Federal Reserve akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Karena itu, kami memperkirakan kisaran target Fed Funds tetap 3,5%–3,75% hingga sisa tahun ini.

    Implikasi Perdagangan untuk EURUSD

    Gambaran ini mengarah pada pelemahan bertahap dolar AS terhadap euro. Seiring keunggulan kinerja ekonomi AS makin tidak menonjol dan arus diversifikasi (perpindahan dana untuk menyebar risiko ke aset/mata uang lain) berlanjut, daya tarik dolar diperkirakan memudar perlahan. Target kami untuk EUR/USD adalah 1,21 pada akhir tahun ini.

    Bagi pelaku pasar, prospek ini mengarah pada posisi untuk kenaikan pelan namun stabil pada pasangan EUR/USD, yang saat ini berada di sekitar 1,1850. Membeli opsi call berjangka panjang (kontrak yang memberi hak membeli euro pada harga tertentu di masa depan) bisa menjadi cara untuk mendapatkan paparan terhadap kenaikan bertahap ini. Volatilitas pasar (ukuran besar-kecilnya fluktuasi harga) yang relatif rendah membuat harga opsi saat ini tidak terlalu mahal.

    Dengan ekspektasi The Fed stabil, strategi opsi yang diuntungkan jika suku bunga tidak banyak bergerak, seperti menjual strangle (menjual opsi call dan put sekaligus pada dua harga berbeda untuk mendapat premi) pada futures SOFR (kontrak berjangka berbasis SOFR, suku bunga acuan pasar uang AS pengganti LIBOR), juga bisa dipertimbangkan. Poin utama untuk beberapa pekan ke depan adalah bersiap pada kenaikan euro yang lambat dan konsisten, bukan lonjakan tajam.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code