TD Securities memperkirakan USD/JPY akan terkonsolidasi di sekitar 157,00 pada kuartal II 2026 setelah intervensi Kemenkeu Jepang memicu penurunan 3%

    by VT Markets
    /
    May 5, 2026

    USD/JPY turun 3% Kamis lalu setelah intervensi (aksi pemerintah di pasar valuta asing untuk memengaruhi nilai tukar) oleh Kementerian Keuangan Jepang. TD Securities memperkirakan pasangan ini akan bergerak mendatar (konsolidasi: harga cenderung bergerak dalam kisaran sempit) di sekitar 157,00 pada kuartal II 2026.

    Level 160,00 kini dipandang pasar sebagai batas tidak resmi (threshold: ambang psikologis). Ini diperkirakan membatasi kenaikan dan mengurangi pembukaan posisi beli baru (long positioning: posisi yang untung jika harga naik).

    Intervensi Menetapkan Batas Atas Pasar

    TD Securities memperkirakan kembalinya USD/JPY ke level sebelum intervensi akan lebih lambat dibanding episode sebelumnya. Selama ini, aksi Kementerian Keuangan cenderung menahan pergerakan cepat yang bersifat spekulatif (spekulatif: didorong taruhan jangka pendek), bukan mempertahankan satu kurs tertentu.

    Dengan intervensi terbaru, level 160,00 di USD/JPY diperkirakan menjadi batas atas yang kuat dalam waktu dekat. Ini membuat strategi menjual opsi beli di luar harga pasar (out-of-the-money call options: opsi beli dengan harga kesepakatan di atas harga saat ini, sehingga belum bernilai jika langsung dieksekusi) dengan harga kesepakatan (strike price: harga yang disepakati dalam kontrak opsi) 160 atau lebih menarik dalam beberapa pekan ke depan. Trader bisa memperoleh premi (premium: uang yang diterima penjual opsi) dengan bertaruh pasangan ini tidak menembus level tersebut.

    Skala intervensi pekan lalu, diperkirakan lebih dari ¥9 triliun, menunjukkan komitmen kuat yang terakhir terlihat pada operasi besar pada musim semi 2024. Aksi baru ini memperkuat kredibilitas batas 160,00. Kenaikan jangka pendek menuju level itu dapat menjadi peluang untuk membuka posisi yang diuntungkan jika kenaikan tertahan (capped upside: potensi naik terbatas).

    TD Securities memperkirakan pasangan ini memasuki fase konsolidasi di sekitar 157,00, sehingga volatilitas (volatility: besarnya naik-turun harga) menurun dari level tinggi pekan lalu. Kondisi ini cocok untuk strategi menjual opsi yang diuntungkan dari penyusutan nilai karena waktu (time decay: nilai opsi turun mendekati jatuh tempo), seperti short strangle (menjual call dan put sekaligus pada strike berbeda untuk mengincar premi saat harga bergerak dalam kisaran) atau iron condor (strategi opsi dengan menggabungkan jual-beli call dan put untuk membatasi risiko dan mengincar premi jika harga bertahan dalam rentang tertentu). Posisi ini diuntungkan selama USD/JPY tetap stabil dalam kisaran.

    Perdagangan Dalam Rentang Menguntungkan Premi Opsi

    Namun penurunan tajam dinilai kecil karena pendorong utama, selisih suku bunga (interest rate differential: perbedaan tingkat suku bunga) antara AS dan Jepang, masih lebar di atas 3 poin persentase. Dukungan ini diperkirakan menahan pelemahan berkepanjangan jauh di bawah area 152–153. Ini mengindikasikan bahwa meski menjual call menarik, membeli opsi jual (puts: opsi yang untung jika harga turun) secara agresif berpotensi kurang efektif.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code