Pound Menguat saat Harapan Kesepakatan AS-Iran Melemahkan Dolar, Meski Data Tenaga Kerja Kuat

    by VT Markets
    /
    May 6, 2026

    GBP/USD naik lebih dari 0,59% pada Rabu setelah laporan Axios menyebut AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. Dolar AS melemah setelah laporan tersebut.

    Pergerakan ini terjadi meski data tenaga kerja AS lebih baik dari perkiraan. Kondisi ini bisa membuat Federal Reserve (bank sentral AS) tetap fokus menekan inflasi.

    Geopolitik Versus Data

    GBP/USD diperdagangkan di 1,3614 setelah memantul dari level terendah harian 1,3531.

    Pada 2025, GBP/USD sempat melonjak ke area 1,36 ketika pembicaraan kesepakatan AS-Iran sementara “menutupi” data tenaga kerja AS yang sangat kuat. Ini menunjukkan bahwa judul berita geopolitik bisa sesaat mengalahkan dasar ekonomi yang jelas. Kini, pada Mei 2026, terlihat lagi tarik-menarik antara peristiwa global dan arah kebijakan bank sentral.

    Dolar AS cukup bertahan tahun ini, tetapi data terbaru memberi sinyal perubahan. Laporan Non-Farm Payrolls (NFP, data jumlah pekerjaan baru di luar sektor pertanian—indikator utama kondisi pasar tenaga kerja AS) untuk April 2026 menambah 175.000 pekerjaan, di bawah konsensus 240.000. Ini menurunkan ekspektasi The Fed akan makin “hawkish” (lebih agresif menaikkan suku bunga). Sementara itu, inflasi Inggris masih “lengket” (sulit turun), dengan CPI (Consumer Price Index/Indeks Harga Konsumen, ukuran inflasi) terakhir tetap di atas 3%, sehingga menekan Bank of England (bank sentral Inggris).

    Perbedaan arah ini mengindikasikan volatilitas (besarnya naik-turun harga) GBP/USD berpotensi meningkat dari level rendah saat ini. Volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) untuk opsi 1 bulan berada di sekitar 7,8%, lebih rendah dibanding puncak di atas 10% pada akhir 2025. Ini berarti membeli opsi, seperti straddle (strategi membeli opsi beli/call dan opsi jual/put pada strike yang sama untuk memanfaatkan pergerakan besar ke dua arah), relatif lebih murah untuk bersiap menghadapi potensi pergerakan besar dalam beberapa pekan ke depan.

    Trading dengan Risiko Terukur

    Bagi trader yang punya pandangan arah (directional bias, keyakinan harga akan cenderung naik atau turun), melemahnya data tenaga kerja AS bisa memberi keunggulan bagi pound. Membeli opsi call GBP/USD (opsi beli, hak membeli pada harga tertentu) dengan strike price (harga patokan opsi) sekitar 1,3800 memberi cara bertaruh pada penguatan sterling dengan risiko yang sudah dibatasi. Secara historis, periode ketika ekspektasi pasar terhadap The Fed melunak sementara ekspektasi terhadap Bank of England menguat sering diikuti reli pound yang lebih bertahan, seperti pada paruh kedua 2023.

    Namun, pelajaran dari 2025 adalah reli karena berita bisa cepat hilang jika cerita utamanya tidak benar-benar terjadi. Kesepakatan AS-Iran saat itu tidak pernah terbentuk penuh, dan dolar akhirnya pulih karena didukung kondisi ekonomi yang kuat. Karena itu, menggunakan strategi derivatif (instrumen turunan seperti opsi/futures yang nilainya mengikuti aset acuan) yang menetapkan batas kerugian maksimum adalah langkah yang masuk akal dalam situasi seperti ini.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code