Emas Melonjak Menuju US$4.700 saat Dolar dan Imbal Hasil Obligasi Melemah, The Fed Tetap Hawkish di Tengah Ketegangan

    by VT Markets
    /
    May 7, 2026

    Harga emas naik hampir 3% pada Rabu, diperdagangkan di US$4.681 setelah sempat menyentuh US$4.723. Kenaikan ini terjadi karena Dolar AS dan imbal hasil (yield, yaitu tingkat keuntungan) obligasi pemerintah AS turun.

    Axios melaporkan AS dan Iran hampir menyepakati memo satu halaman berisi 14 poin, dengan rencana pembicaraan 30 hari yang mencakup Selat Hormuz (jalur utama pengiriman minyak) serta pembatasan program nuklir Teheran. Harga minyak turun, dengan WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) anjlok lebih dari 7%.

    Pendorong Reli Emas

    Indeks Dolar AS (US Dollar Index/DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) turun 0,46% ke 98,03. Data ADP (laporan perkiraan penambahan tenaga kerja sektor swasta) menunjukkan penyerapan tenaga kerja April naik 109.000, kenaikan terbesar dalam 15 bulan, dari revisi Maret 61.000.

    Presiden The Fed St. Louis, Alberto Musalem, mengatakan risiko kebijakan bergeser ke fokus pengendalian inflasi dan suku bunga mungkin perlu ditahan stabil untuk beberapa waktu. Presiden The Fed Chicago, Austan Goolsbee, mengatakan produktivitas yang lebih tinggi bisa mendorong belanja dan inflasi, sehingga bisa berarti suku bunga lebih tinggi.

    Pasar mematok peluang hampir 93% tidak ada perubahan suku bunga pada rapat 17 Juni, menurut data Prime Terminal, dan memperkirakan tidak ada perubahan hingga sisa tahun ini. Pelaku pasar memantau Initial Jobless Claims (klaim awal tunjangan pengangguran, indikator cepat kondisi pasar kerja) dan pidato pejabat The Fed.

    Emas menghadapi resistance (area hambatan kenaikan harga) di US$4.700–US$4.715, lalu US$4.760, dengan US$4.800 dan US$4.799 di dekatnya. Support (area penahan penurunan harga) berada di US$4.600, US$4.500, US$4.351, serta SMA 200 hari (rata-rata pergerakan 200 hari, indikator tren jangka panjang) di US$4.276.

    Ke Depan

    Kita mengingat momen pada Mei 2025 ketika harapan kesepakatan AS-Iran mendorong emas melesat menuju US$4.700 per ounce (ons). Reli tersebut didorong dolar yang melemah dan harga minyak yang jatuh saat risiko geopolitik terlihat mereda. Namun, dalam beberapa pekan berikutnya, diperlukan pendekatan lebih hati-hati karena kondisi pasar sudah banyak berubah.

    Komentar The Fed yang hawkish (cenderung mendukung suku bunga lebih tinggi untuk menekan inflasi) pada 2025 dari pejabat seperti Musalem dan Goolsbee menjadi sinyal arah kebijakan. Dengan data CPI (Consumer Price Index/indeks harga konsumen, ukuran inflasi) April 2026 masih “lengket” di 3,1% dan 195.000 pekerjaan bertambah bulan lalu, The Fed punya sedikit alasan untuk menurunkan suku bunga. Lingkungan suku bunga “lebih tinggi lebih lama” membatasi aset tanpa imbal hasil seperti emas (emas tidak memberi bunga atau kupon).

    Berbeda dari tahun lalu saat DXY turun ke area 98,00, sikap The Fed yang tegas kemudian menopang dolar. DXY kini diperdagangkan di sekitar 105,50, ditopang selisih suku bunga (interest rate differentials, perbedaan tingkat suku bunga) dengan bank sentral utama lain. Dolar kuat membuat emas lebih mahal dalam mata uang lain, sehingga bisa menahan minat beli dalam waktu dekat.

    Dengan tarikan berlawanan antara suku bunga tinggi dan ketegangan geopolitik yang belum reda, volatilitas (besarnya naik-turun harga) diperkirakan meningkat. Trader dapat mempertimbangkan opsi (options/kontrak opsi, instrumen derivatif yang memberi hak beli atau jual pada harga tertentu) untuk membatasi risiko, misalnya membeli put (opsi jual, melindungi posisi beli/long) atau memakai straddle (strategi membeli opsi beli dan opsi jual sekaligus untuk memanfaatkan pergerakan besar ke dua arah). Implied volatility (perkiraan volatilitas yang tersirat dari harga opsi) pada opsi emas naik ke 18% dari 15% pada kuartal lalu, mencerminkan ketidakpastian yang meningkat.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code