Lonjakan inflasi Filipina menghidupkan kembali spekulasi pengetatan BSP saat risiko pasokan Timur Tengah membayangi peso

    by VT Markets
    /
    May 7, 2026

    Filipina menghadapi risiko gangguan pasokan dari Timur Tengah, yang bisa mendorong inflasi dan melemahkan peso. Indeks Harga Konsumen (IHK/CPI, ukuran inflasi di tingkat konsumen) April naik 7,2% secara tahunan (year-on-year/yoy), di atas perkiraan pasar 5,5%, dan naik dari 4,1% sebelumnya.

    Lonjakan inflasi ini menambah tekanan pada Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP, bank sentral Filipina) untuk memperketat kebijakan. MUFG menilai masih ada peluang kenaikan suku bunga tambahan 75–100 basis poin tahun ini (basis poin/bps = 0,01%), termasuk kemungkinan rapat di luar jadwal (off-cycle meeting, rapat darurat) dan kenaikan 50 basis poin.

    Kenaikan suku bunga bisa tertahan oleh kondisi pertumbuhan ekonomi yang lemah di Filipina. Latar belakangnya mencakup pengetatan fiskal (pengurangan belanja negara/kenaikan pajak) dan isu terkait skandal proyek pengendalian banjir, serta output gap negatif (kesenjangan ketika ekonomi memproduksi di bawah kapasitas potensialnya).

    MUFG menetapkan kisaran skenario untuk USD/PHP (kurs dolar AS terhadap peso Filipina) berdasarkan perkembangan di kawasan. Jika Selat Hormuz tetap ditutup, USD/PHP diproyeksikan 62,00–63,00, sementara de-eskalasi (penurunan ketegangan) mengarah ke 60,50–61,50.

    Artikel ini mencatat dibuat dengan alat AI dan ditinjau editor. Artikel ini juga menjelaskan FXStreet Insights memilih pengamatan pasar dari pakar dan analis.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code