Daly Menilai Ekspektasi Inflasi Tetap Stabil Saat The Fed Menahan Suku Bunga dan Pasar Menyesuaikan Kembali Ekspektasi Penurunan Suku Bunga

    by VT Markets
    /
    May 7, 2026

    Mary Daly, Presiden Federal Reserve Bank of San Francisco, mengatakan di Bloomberg TV pada Kamis bahwa ia tidak melihat bukti ekspektasi inflasi jangka panjang (perkiraan masyarakat dan pelaku pasar soal inflasi beberapa tahun ke depan) meningkat. Ia menilai kenaikan upah masih sejalan dengan inflasi 2%.

    Ia mengatakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC, forum pembuat kebijakan moneter The Fed) sepakat menahan suku bunga. Menurutnya, keputusan menahan suku bunga lebih penting daripada pilihan kata dalam pernyataan resmi.

    Komitmen The Fed pada Stabilitas Harga

    Daly mengatakan The Fed bergerak menuju stabilitas harga (inflasi rendah dan terkendali) tanpa bereaksi berlebihan. Ia menilai publik memahami komitmen The Fed menjaga stabilitas harga.

    Ia mengatakan produsen dan penjual masih ragu meneruskan kenaikan harga ke konsumen. Ia menambahkan, hasilnya akan bergantung pada berapa lama konflik Iran berlangsung.

    Ia mengatakan jika konflik berakhir, dinamika positif sebelumnya bisa kembali. Laporan itu juga menyebut pidato para pembuat kebijakan dapat memperjelas bagaimana FOMC bisa merespons, dan skenario proyeksi (perkiraan beberapa kemungkinan kondisi ekonomi) dapat membantu mengomunikasikan arah suku bunga.

    Implikasi untuk Pasar Suku Bunga

    Untuk derivatif suku bunga (instrumen turunan yang nilainya mengikuti suku bunga, seperti futures dan swap), ini mengindikasikan pasar mungkin memasang terlalu besar peluang kenaikan suku bunga di masa depan. Kami menilai posisi yang diuntungkan oleh suku bunga stabil atau sedikit lebih rendah—misalnya membeli futures SOFR (kontrak berjangka berbasis suku bunga acuan pasar uang AS) untuk pengiriman akhir 2026—dapat menarik. Ini berbeda dengan paruh pertama 2025, ketika pasar keliru memasang pemangkasan suku bunga yang tidak terjadi.

    Stabilitas ini dapat menekan volatilitas pasar (naik-turun harga). Karena itu, strategi yang menjual premi opsi (menjual opsi untuk menerima pendapatan premi, dengan risiko tertentu) menjadi lebih menarik. Dengan indeks VIX (indikator volatilitas pasar saham AS) baru-baru ini turun di bawah 16 setelah volatilitas musim laporan kinerja kuartal I 2026, menjual put spread pada S&P 500 (strategi opsi: menjual opsi jual dan membeli opsi jual lain pada level berbeda untuk membatasi risiko) dapat menjadi cara yang lebih hati-hati untuk menghasilkan pendapatan. Informasi bahwa produsen masih enggan meneruskan kenaikan biaya bahan baku juga mendukung lingkungan volatilitas yang lebih rendah.

    Situasi geopolitik, khususnya terkait Iran, tetap menjadi variabel utama bagi pasar energi. Berakhirnya konflik bisa memicu penurunan tajam harga minyak karena dinamika pasokan (kondisi ketersediaan dan aliran pasokan) kembali membaik. Kita dapat mempertimbangkan membeli opsi put jangka menengah pada futures minyak WTI (kontrak berjangka minyak mentah acuan AS) sebagai lindung nilai (hedging, upaya mengurangi risiko) atau spekulasi atas kemajuan diplomasi.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code