WTI Tembus US$100 saat Trump Klaim Janji China Membeli Minyak Mentah, Ketidakpastian Selat Hormuz Dongkrak Volatilitas

    by VT Markets
    /
    May 15, 2026

    WTI naik di atas $100,00 pada Jumat dan sempat menyentuh $100,05, mencetak level tertinggi mingguan yang baru setelah pertemuan dua hari antara Donald Trump dan Xi Jinping. Trump mengatakan China setuju membeli minyak mentah AS, tetapi otoritas China belum mengonfirmasi hal itu saat berita ini ditulis.

    Pertemuan tersebut berakhir tanpa rencana khusus untuk membuka kembali Selat Hormuz. Trump juga mengatakan China berkomitmen membuka kembali jalur pelayaran itu, tetapi tidak memberi rincian lebih lanjut.

    Pada grafik 4 jam, Relative Strength Index (RSI—indikator teknikal untuk mengukur kekuatan tren; umumnya di atas 70 dianggap terlalu jenuh beli dan di bawah 30 terlalu jenuh jual) berada di 64,22 dan MACD (Moving Average Convergence Divergence—indikator teknikal untuk melihat arah tren dan momentum lewat selisih dua rata-rata bergerak) kembali ke area positif. Jika WTI bertahan di atas $100, level berikutnya yang disebut adalah $103,80 dan $107,35.

    Level support (area harga yang sering menjadi “lantai” karena minat beli meningkat) yang disebut adalah $95,11, lalu $90,90, serta area $86,90–$87,55. Bagian teknikal dibuat dengan bantuan alat AI.

    WTI (West Texas Intermediate) adalah patokan harga minyak mentah asal AS. WTI sering disebut “light” (ringan, artinya kandungan jenis minyaknya lebih mudah diolah) dan “sweet” (kadar sulfur rendah sehingga lebih mudah diproses). Distribusinya banyak melalui Cushing, Oklahoma, yang merupakan pusat penyimpanan dan pengiriman minyak. Harga dipengaruhi oleh pasokan dan permintaan, pertumbuhan ekonomi global, gangguan geopolitik, keputusan OPEC, serta nilai tukar Dolar AS.

    Laporan persediaan mingguan dari API (American Petroleum Institute—lembaga industri yang merilis estimasi stok minyak) dan EIA (Energy Information Administration—badan pemerintah AS yang merilis data energi resmi) dapat menggerakkan harga; hasil keduanya berada dalam selisih 1% pada 75% kasus. OPEC memiliki 12 negara anggota dan menetapkan kuota produksi pada rapat dua kali setahun; OPEC+ menambahkan 10 negara non-OPEC, termasuk Rusia.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code