GBP/USD turun untuk hari keempat dan berpeluang menutup pekan ini turun lebih dari 2%. Pasangan ini diperdagangkan di dekat 1,3343, level terendah sejak 8 April.
Gejolak politik di Inggris menekan pound di tengah spekulasi bahwa perdana menteri berikutnya bisa memperlebar defisit fiskal (kesenjangan antara belanja dan pendapatan negara). Wes Streeting mundur sebagai menteri kesehatan, dan Reuters melaporkan Andy Burnham ditawari jalur untuk kemungkinan tantangan kepemimpinan setelah seorang anggota parlemen Partai Buruh mengatakan akan mengundurkan diri dari kursinya.
Penghindaran risiko (risk aversion, yaitu investor cenderung menghindari aset berisiko dan mencari aset aman) meningkat setelah Donald Trump mengatakan tidak senang dengan Iran dan “tidak akan jauh lebih sabar”. WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak mentah AS) naik lebih dari 2,39%, sementara US Dollar Index (indeks kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) naik 0,39% ke 99,29.
Kenaikan harga energi memicu kekhawatiran inflasi dan mendorong imbal hasil obligasi global lebih tinggi. Data Prime Terminal menunjukkan peluang tersirat (implied chance, perkiraan peluang yang tercermin dari harga instrumen pasar) kenaikan suku bunga AS pada akhir 2026 sebesar 50%.
Produksi Industri AS naik 0,7% secara bulanan (month on month) pada April, di atas perkiraan 0,3% dan capaian Maret -0,3%. Pekan depan akan dirilis data ketenagakerjaan Inggris, inflasi, flash PMI (Purchasing Managers’ Index pendahuluan, survei awal aktivitas sektor bisnis), serta Penjualan Ritel, ditambah komentar pejabat Bank of England. Dari AS, agenda mencakup data perumahan dan ketenagakerjaan serta komentar pejabat Federal Reserve.
GBP/USD diperdagangkan sekitar 1,3320, di bawah SMA 50, 100, dan 200 hari (simple moving average, rata-rata pergerakan sederhana yang sering dipakai untuk melihat arah tren) di sekitar 1,3430, dengan RSI (14) (Relative Strength Index periode 14, indikator untuk mengukur kuat-lemahnya momentum) di dekat 37. Area resistensi (batas atas yang sering menahan kenaikan harga) berada di sekitar 1,3430 dan kemudian 1,3616.