Jumlah rig minyak AS naik menjadi 415 seiring harga minyak mentah yang lebih tinggi mendorong respons pasokan, kurva futures makin mendatar

    by VT Markets
    /
    May 15, 2026

    Baker Hughes melaporkan jumlah rig minyak AS naik menjadi 415. Angka ini naik dari 410 pada perhitungan sebelumnya.

    Kenaikan jumlah rig minyak AS menjadi 415 menunjukkan produsen merespons harga yang tinggi. Ini bisa dilihat sebagai indikator awal bahwa pasokan dalam negeri berpotensi meningkat dalam beberapa bulan ke depan. Ini menjadi sinyal awal reaksi dari sisi pasokan terhadap reli harga yang terjadi sejak kuartal I 2026.

    Meski kenaikannya kecil, ini terjadi saat minyak mentah West Texas Intermediate (WTI)—patokan harga minyak AS—bertahan di atas US$88 per barel, level yang mendorong aktivitas pengeboran baru. Jika melihat data 2025, jumlah rig sempat tertahan di bawah 400 ketika harga lebih lemah, sehingga pergerakan ini menandai perubahan arah tren. Laporan terbaru EIA (Energy Information Administration/Badan Informasi Energi AS) yang menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah (crude inventory draw) sebesar 1,2 juta barel bisa menutupi perubahan sentimen produsen ini.

    Bagi pelaku pasar derivatif—instrumen turunan seperti kontrak berjangka dan opsi—ini mengindikasikan kontrak bulan terdekat (front-month, kontrak yang paling dekat jatuh temponya) masih bisa tertopang, tetapi kurva harga berjangka (forward curve, susunan harga kontrak untuk berbagai jatuh tempo) berpotensi makin mendatar (flatten, selisih harga antara jatuh tempo dekat dan jauh menyempit). Posisi “bearish” (bertaruh harga turun) dapat dipertimbangkan pada kontrak kuartal IV 2026. Strategi ini memberi waktu agar rig yang kembali aktif benar-benar menjadi produksi, yang kemudian bisa menekan harga di paruh akhir tahun.

    Di pasar opsi (options, hak untuk membeli/menjual kontrak pada harga tertentu), membeli put berjangka panjang (long-dated puts, hak menjual dengan jatuh tempo lebih lama) pada futures minyak bisa menjadi langkah yang lebih hati-hati untuk bersiap menghadapi pelemahan saat pasokan baru masuk. Alternatifnya, menjual call spread out-of-the-money (strategi menjual selisih dua opsi beli dengan strike di atas harga pasar) untuk jatuh tempo September atau Oktober mencerminkan pandangan bahwa batas atas harga mulai terbentuk. Strategi ini diuntungkan jika harga bergerak mendatar atau turun, sejalan dengan pasar yang mulai lebih seimbang.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code