Data CFTC Menunjukkan Spekulan Minyak Pangkas Posisi Beli Bersih saat Persediaan Naik dan Kekhawatiran Permintaan Meningkat

    by VT Markets
    /
    May 16, 2026

    Data CFTC AS menunjukkan posisi bersih (net positions) minyak dalam kategori non-komersial turun ke 169,9 ribu kontrak. Angka sebelumnya 178,8 ribu.

    Ini turun 8,9 ribu kontrak dibanding periode sebelumnya. Angka-angka ini menggambarkan perubahan posisi transaksi yang dilaporkan ke CFTC (otoritas pengawas pasar derivatif/futures AS).

    Terlihat pergeseran sentimen spekulatif pada minyak mentah, karena posisi bersih beli (net long: selisih kontrak beli dikurangi kontrak jual) yang dipegang pelaku non-komersial (spekulan besar seperti hedge fund, bukan pelaku yang memakai minyak untuk bisnis) turun menjadi 169.900 kontrak. Ini menunjukkan berkurangnya taruhan bahwa harga akan naik (bullish). Penurunan hampir 9.000 kontrak menandakan keyakinan pasar terhadap kenaikan harga mulai melemah.

    Langkah ini sejalan dengan data pasar terbaru: EIA (badan energi AS) melaporkan persediaan (inventory: stok minyak yang tersimpan) justru naik 1,8 juta barel pekan lalu, berlawanan dengan perkiraan penurunan tipis. Selain itu, data produksi industri (industrial production: ukuran aktivitas pabrik/manufaktur) Jerman dan China untuk April 2026 sama-sama di bawah perkiraan, memicu kekhawatiran permintaan global melemah. Dolar yang lebih kuat—naik 1,2% bulan ini—juga menekan harga komoditas, karena komoditas umumnya dihitung dalam dolar sehingga menjadi lebih mahal bagi pembeli non-AS.

    Jika melihat ke belakang, pola penjualan spekulatif serupa terjadi pada kuartal IV 2025, tepat sebelum harga terkoreksi hampir 12% (koreksi: penurunan dari puncak setelah kenaikan). Saat itu pasar juga dibayangi perlambatan ekonomi setelah serangkaian kenaikan suku bunga. Penurunan posisi bersih beli saat ini memang belum separah periode tersebut, tetapi arahnya mirip: investor mulai mengurangi risiko.

    Kami memantau level US$79 per barel untuk WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS). Jika turun menembus level ini, bisa memicu penjualan lanjutan berbasis teknikal (technical selling: jual-beli yang dipicu sinyal grafik/level harga, bukan berita fundamental). Perhatian pasar berikutnya tertuju pada pertemuan OPEC+ awal Juni, karena keputusan kebijakan produksi mereka akan sangat menentukan. Hingga saat itu, volatilitas tersirat (implied volatility: perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi, sering naik saat ketidakpastian meningkat) bisa meningkat, sehingga strategi berbasis opsi dapat lebih menarik untuk mengelola risiko.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code