Risalah Rapat The Fed Tunjukkan Pejabat Siap Tinggalkan Bias Pelonggaran Saat Risiko Energi Membuat Harapan Pemangkasan Suku Bunga Tetap Terkendali

    by VT Markets
    /
    May 21, 2026

    Risalah rapat Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS) pada 28–29 April menunjukkan banyak pejabat ingin menghapus *easing bias* (kecenderungan kebijakan yang memberi sinyal suku bunga akan lebih mudah/turun) dari pernyataan kebijakan. Sebagian besar peserta mengatakan pengetatan kebijakan lanjutan (kebijakan moneter dibuat lebih ketat, misalnya dengan menaikkan suku bunga) bisa diperlukan jika inflasi tetap di atas target 2%.

    Para pejabat menyoroti ketegangan Timur Tengah, kenaikan harga energi, dan tekanan tarif (bea masuk impor) sebagai risiko yang dapat mendorong inflasi lebih tinggi. Sebagian memperingatkan faktor-faktor ini bisa membuat kenaikan harga menyebar lebih luas, sehingga menyulitkan langkah untuk menurunkan suku bunga.

    Prospek Kebijakan Dan Risiko Inflasi

    Sejumlah peserta mengatakan pemangkasan suku bunga di akhir tahun bisa tepat jika kondisi geopolitik stabil dan inflasi mereda. Kelompok yang lebih kecil menilai penurunan suku bunga sebaiknya menunggu bukti yang lebih jelas bahwa penurunan inflasi (disinflasi, yaitu laju inflasi melambat) benar-benar kembali ke jalurnya.

    Suku bunga kebijakan dipertahankan di 3,50%–3,75% untuk rapat ketiga berturut-turut. Stephen Miran mendukung pemangkasan 25 basis poin (bps; 1 bps = 0,01%), sementara Beth Hammack, Neel Kashkari, dan Lorie Logan berbeda pendapat terkait mempertahankan *easing bias*.

    Data terbaru yang dikutip termasuk inflasi CPI (Consumer Price Index/Indeks Harga Konsumen, ukuran inflasi dari perubahan harga barang dan jasa) 3,8% secara tahunan pada April, serta pertumbuhan Nonfarm Payrolls (penambahan pekerjaan di luar sektor pertanian, indikator pasar tenaga kerja AS) 115 ribu dibanding 185 ribu pada Maret dan perkiraan 62 ribu. Proyeksi staf The Fed dinaikkan sedikit dibanding Maret.

    Risalah dirilis pukul 18:00 GMT pada Rabu, dengan pratinjau sebelumnya pukul 13:15 GMT. FedWatch (alat CME yang memperkirakan peluang arah suku bunga dari harga kontrak berjangka) menempatkan peluang kenaikan 25 bps pada Desember sebesar 40,1% dibanding 43,4% untuk tetap.

    Suku Bunga Dolar Dan Posisi Pasar

    US Dollar Index (DXY/indeks nilai dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) menguji dukungan 99,00 dan berada di 99,43, dengan RSI (Relative Strength Index/indikator teknikal untuk mengukur momentum; angka tinggi sering berarti pasar “jenuh beli”) dekat 72. Level teknikal yang disebut antara lain 99,49, 100,00, 100,64, 99,13, 98,78, 98,59, 98,50, 98,34, dan 97,63.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code