Perak naik pada sesi Amerika Utara dan membentuk pola bullish harami (pola candlestick yang biasanya menandakan potensi pembalikan naik). XAG/USD berada di $75,85 saat penulisan, naik lebih dari 3%.
Struktur pergerakan masih cenderung naik, tetapi area hambatan (resistance) terdekat sudah dekat. Indikator Relative Strength Index (RSI, pengukur momentum untuk melihat kondisi jenuh beli/jenuh jual) masih cenderung negatif, namun mulai mendekati arah berbalik naik.
Konfirmasi Dan Level Resistance Kunci
Pola ini perlu konfirmasi dengan kenaikan di atas level tertinggi harian 19 Mei di $78,88. Jika tembus, target berikutnya $80,00, lalu Simple Moving Average (SMA, rata-rata pergerakan harga) 100 hari di $81,05.
Jika harga turun di bawah level terendah harian 19 Mei di $73,09, target bisa mengarah ke level terendah harian 29 April di $70,86. Di bawahnya ada area $70,00.
Perak diperdagangkan sebagai logam mulia dan bisa dimiliki dalam bentuk koin atau batangan, atau melalui Exchange Traded Funds (ETF, produk reksa dana yang diperdagangkan di bursa dan mengikuti pergerakan harga perak). Harga dapat bereaksi terhadap geopolitik, risiko resesi, suku bunga, Dolar AS, permintaan, pasokan dari tambang, dan daur ulang.
Pemakaian industri di elektronik dan panel surya dapat memengaruhi permintaan, didukung aktivitas di AS, China, dan India, termasuk pembelian perhiasan di India. Perak sering bergerak searah dengan emas, dan rasio Emas/Perak membandingkan valuasi relatif keduanya.
Membandingkan Setup Saat Ini Dengan 2025
Kami melihat kecenderungan naik yang mirip, namun lebih jelas, pada perak dibandingkan periode Mei 2025. Tahun lalu, pasar membentuk pola bullish harami yang memberi sinyal potensi kenaikan, tetapi harga sempat menguji dan gagal menembus kuat level $80. Kini, setelah konsolidasi (fase harga bergerak dalam rentang dan “mengumpulkan tenaga”) selama setahun, struktur teknikal terlihat lebih solid untuk peluang penembusan.
Permintaan industri kini menjadi penopang fundamental yang lebih kuat dibanding 2025. Data terbaru dari Silver Institute menunjukkan konsumsi industri global mencapai rekor 654,4 juta ons, terutama didorong ekspansi sektor panel surya dan kendaraan listrik. Permintaan yang stabil ini membuat penurunan harga berpotensi lebih dangkal dan lebih cepat dibeli pasar.
Prospek Dolar AS juga lebih mendukung perak. Tahun lalu pasar masih memperdebatkan terminal rate (perkiraan level puncak suku bunga acuan The Fed), sedangkan kini pasar menilai kebijakan akan cenderung stabil, sehingga Indeks Dolar AS (DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) bergerak sempit di sekitar 98,5. Dolar yang lebih lemah membuat perak lebih murah bagi pembeli luar negeri dan meningkatkan daya tariknya sebagai penyimpan nilai alternatif.
Rasio Emas/Perak tetap menjadi indikator penting, kini berada di level tinggi 84:1. Meski sedikit lebih rendah dari puncak 2025, level ini masih di atas rata-rata historis, yang mengindikasikan perak masih relatif murah dibanding emas. Selisih ini membuka ruang kenaikan jika reli logam mulia menguat.
Untuk pelaku pasar derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan futures), kondisi ini mendukung strategi mengantisipasi kenaikan di atas resistance $80. Membeli opsi beli (call option, hak untuk membeli di harga tertentu) dengan strike price (harga patokan eksekusi opsi) $80 atau $81 dapat memberi eksposur ber-leverage (potensi keuntungan lebih besar dengan modal lebih kecil) dengan risiko yang terukur. Strategi bull call spread (membeli call di strike lebih rendah dan menjual call di strike lebih tinggi) juga bisa menekan biaya awal sambil menargetkan pergerakan bertahap ke area $85 dalam beberapa pekan ke depan.
Namun, support (area penopang) yang penting pada 2025 tetap perlu dipantau, terutama sekitar $73. Penurunan tegas di bawah level ini dapat membatalkan skenario bullish dan membuka risiko turun ke $70 sebagai support psikologis (angka bulat yang sering menjadi fokus pelaku pasar). Karena itu, posisi beli sebaiknya disertai stop-loss (batas rugi otomatis) untuk melindungi dari perubahan sentimen yang mendadak.