AUD/USD Melemah seiring PMI Australia Menurun dan Dolar AS Menguat akibat Ketegangan di Timur Tengah

    by VT Markets
    /
    May 21, 2026

    AUD/USD melemah ke sekitar 0,7150 pada awal perdagangan Asia Kamis, dengan Dolar Australia tertekan oleh data domestik yang lebih lemah dan meningkatnya permintaan terhadap Dolar AS. Pasar selanjutnya menanti rilis awal (preliminary) Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) AS untuk Mei, yaitu survei cepat yang mengukur aktivitas bisnis; angka di atas 50 menandakan ekspansi, di bawah 50 menandakan kontraksi.

    PMI Manufaktur S&P Global Australia turun ke 50,3 pada Mei dari 51,3 pada April. PMI Jasa turun ke 47,7 dari 50,7, sementara PMI Komposit (gabungan manufaktur dan jasa) melemah ke 47,8 dari 50,4.

    Market Drivers And Immediate Context

    Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan ketidakpastian negosiasi AS-Iran mendorong aliran dana ke aset “safe haven” (aset yang dianggap lebih aman saat risiko meningkat), sehingga menguatkan Dolar AS. Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran berada di tahap akhir, menurut Bloomberg.

    Trump juga mengatakan serangan bisa kembali terjadi dalam beberapa hari jika Iran tidak menerima syaratnya. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan Teheran tidak mendekati titik menyerah, dan menulis di X bahwa menyerah karena paksaan adalah ilusi.

    Kita mengingat periode Mei 2025 ketika pasangan AUD/USD kesulitan bertahan di sekitar 0,7150. Pelemahan dipicu angka PMI Australia yang sangat lemah—mengindikasikan kontraksi ekonomi—serta perpindahan dana ke Dolar AS untuk tujuan keamanan. Saat itu, prospeknya jelas negatif bagi Dolar Australia.

    Kondisi saat ini berbeda, sehingga tidak tepat mengharapkan pola yang sama terulang. PMI komposit Australia—indikator penting aktivitas bisnis—baru-baru ini tercatat kuat di 52,6, menunjukkan ekspansi yang solid, berbeda dengan angka 47,8 tahun lalu. Kekuatan ekonomi ini mengubah dasar pandangan untuk melemahnya Dolar Australia.

    Strategy Implications In The Current Cycle

    Sementara itu, ekonomi AS juga terlihat kuat, dengan PMI komposit mencapai level tertinggi dalam dua tahun di 54,4. Ini berarti pergerakan pasangan mata uang kini lebih dipengaruhi perbedaan halus pada inflasi dan kebijakan suku bunga di dua ekonomi yang sama-sama kuat, bukan sekadar “fear trade” (transaksi karena kepanikan). Fokus bergeser ke selisih suku bunga (interest rate differential), yaitu perbedaan tingkat suku bunga acuan antara Reserve Bank of Australia (RBA) dan Federal Reserve (The Fed).

    Tahun lalu, data mendukung pembelian opsi put atas AUD—kontrak derivatif yang memberi hak (bukan kewajiban) untuk menjual pada harga tertentu—untuk mengambil keuntungan dari penurunan yang diperkirakan. Saat ini, dengan kedua ekonomi berkinerja baik, volatilitas (besar-kecilnya fluktuasi harga) diperkirakan meningkat karena keputusan bank sentral menjadi pendorong utama. Karena itu, strategi seperti long straddle atau long strangle mungkin lebih relevan dalam beberapa pekan ke depan. Long straddle berarti membeli opsi call dan put pada strike yang sama; long strangle berarti membeli call dan put pada strike berbeda. Keduanya bertujuan untung jika harga bergerak besar ke salah satu arah.

    Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code