Tingkat pengangguran Australia naik ke 4,5% seiring penurunan lapangan kerja, menekan dolar Aussie dan prospek suku bunga

    by VT Markets
    /
    May 21, 2026

    Tingkat pengangguran Australia naik menjadi 4,5% pada April dari 4,3% pada Maret, berdasarkan data Biro Statistik Australia (ABS). Angka ini lebih tinggi dari perkiraan pasar 4,3%.

    Jumlah orang yang bekerja turun 18,6 ribu pada April setelah naik 23,3 ribu pada Maret (direvisi dari 17,9 ribu). Ini berbanding terbalik dengan perkiraan kenaikan 17,5 ribu.

    Detail Pasar Tenaga Kerja

    Tingkat partisipasi (persentase penduduk usia kerja yang bekerja atau aktif mencari kerja) turun tipis ke 66,7% dari 66,8%. Pekerjaan penuh waktu turun 10,7 ribu setelah naik 63,4 ribu (direvisi dari 52,5 ribu), sementara pekerjaan paruh waktu turun 7,9 ribu setelah turun 40 ribu (direvisi dari -34,6 ribu).

    ABS melaporkan bahwa, dibanding pola April yang biasanya, lebih banyak orang tetap menganggur. ABS juga melaporkan penurunan jumlah pekerja perempuan, pertama sejak Agustus 2025, dengan pekerjaan penuh waktu turun 19.000 orang dan paruh waktu turun 13.000 orang.

    Setelah rilis data, AUD/USD turun 0,27% pada hari itu ke 0,7131. Sumber tersebut juga menjelaskan bahwa data pasar tenaga kerja dapat memengaruhi mata uang lewat belanja, pertumbuhan, upah, inflasi, dan keputusan kebijakan bank sentral.

    Implikasi Trading

    Bagi trader derivatif (produk turunan seperti futures dan opsi), ini berarti pasar mulai bersiap untuk suku bunga Australia yang lebih rendah. Overnight index swaps (OIS, kontrak swap yang mencerminkan ekspektasi suku bunga kebijakan jangka pendek) dan interbank futures (kontrak berjangka terkait suku bunga antarbank) sudah bergerak dan mematok peluang 65% pemangkasan suku bunga RBA pada September, naik dari 20% sebelum data ini dirilis. Ini menunjukkan perubahan besar sentimen pasar yang dapat dimanfaatkan.

    Pelemahan Dolar Australia ke 0,7131 kemungkinan baru awal, karena selisih suku bunga (perbedaan tingkat suku bunga antarnegara yang memengaruhi arus modal dan nilai tukar) mulai merugikan AUD. Trader bisa mempertimbangkan opsi (kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk beli/jual aset) untuk membangun posisi jual AUD, khususnya membeli put (opsi jual yang diuntungkan saat harga turun) terhadap Dolar AS, karena Federal Reserve belum memberi sinyal pelonggaran kebijakan. Strategi ini bertujuan mengambil peluang dari turunnya kurs sambil membatasi risiko.

    Dengan data yang saling bertentangan—inflasi yang masih tinggi tetapi pasar kerja melemah—volatilitas (besarnya naik-turun harga) diperkirakan meningkat dalam beberapa pekan ke depan. Trader dapat mempertimbangkan membeli volatilitas melalui instrumen seperti straddle pada indeks ASX 200 (strategi opsi membeli call dan put secara bersamaan pada harga dan jatuh tempo yang sama, untuk mengejar profit dari pergerakan besar ke salah satu arah). Ini memberi peluang saat pasar bergejolak karena pelaku pasar menimbang mana yang lebih dominan: inflasi atau risiko resesi.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code