USD/JPY Bertahan dalam Kisaran di Sekitar 159 seiring Harapan Kesepakatan Iran Membebani Dolar, Risiko Intervensi Mengintai

    by VT Markets
    /
    May 26, 2026

    USD/JPY stabil pada Senin setelah membuka pekan dengan gap turun (harga pembukaan lebih rendah dari penutupan sebelumnya), seiring Dolar AS melemah menyusul laporan kemajuan menuju kesepakatan AS-Iran yang bisa membuka kembali Selat Hormuz. Pasangan ini diperdagangkan di sekitar 158,90, masih dalam kisaran sepekan terakhir. Paket yang diusulkan disebut sebagai kerangka sementara terkait upaya mengakhiri perang, mencakup perpanjangan gencatan senjata 60 hari, dibukanya kembali akses lewat Selat Hormuz, serta pencabutan blokade laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, sementara negosiasi program nuklir Iran tetap berlanjut.

    Harga minyak turun karena berita tersebut, dengan WTI (West Texas Intermediate, acuan harga minyak AS) jatuh ke level terendah sejak 7 Mei, dan Indeks Dolar (DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) melemah mendekati 99,00. Yen tidak banyak menguat karena biaya energi masih di atas level sebelum konflik, dan ekonomi Jepang yang bergantung impor tetap rentan meski arus pengapalan butuh waktu untuk kembali normal. Perdana Menteri Sanae Takaichi mengatakan Jepang akan menyalurkan dukungan untuk menekan tagihan listrik dan gas rumah tangga dari Juli hingga September, didanai tambahan anggaran lebih dari ¥3 triliun, termasuk sekitar ¥500 miliar untuk subsidi. Pelaku pasar juga memperhitungkan risiko intervensi (aksi pemerintah/bank sentral masuk pasar valuta asing) di dekat 160,00, sementara selisih suku bunga Fed–BoJ (perbedaan tingkat bunga bank sentral AS dan Jepang) tetap menopang kecenderungan naik yang lebih luas.

    Pergerakan Sideways di Tengah Faktor Geopolitik dan Moneter

    Kami menilai lingkungan USD/JPY saat ini cenderung bergerak dalam kisaran (sideways/range-bound), terjepit antara peluang meredanya ketegangan Timur Tengah dan selisih suku bunga yang masih lebar. Harapan kesepakatan AS-Iran menekan dolar dalam jangka pendek, dengan laporan bahwa pembicaraan yang dimediasi Oman memasuki fase penting. Premi risiko maritim (biaya tambahan karena risiko pelayaran) untuk kapal tanker di Selat Hormuz sudah turun 15% pekan ini, mencerminkan optimisme tersebut.

    Perubahan geopolitik ini langsung memengaruhi minyak, variabel penting bagi yen. Kontrak berjangka (futures, perjanjian jual-beli untuk tanggal mendatang) minyak WTI pengiriman Juli kini diperdagangkan sekitar US$88,50, turun tajam dari puncak mendekati US$95 di awal bulan. Kami melihat kemiripan dengan negosiasi kesepakatan nuklir 2015, ketika risiko berita (headline risk, pergerakan harga karena judul berita) memicu lonjakan dan penurunan tajam yang sulit diprediksi di pasar energi.

    Meski dolar melemah, yen masih sulit menguat karena Jepang sangat bergantung pada impor energi. Bahkan jika kesepakatan tercapai, normalisasi pengapalan dan rantai pasok (supply chain, jaringan produksi dan distribusi) bisa memakan waktu berbulan-bulan, sehingga biaya impor tetap tinggi bagi ekonomi Jepang. Paket stimulus baru ¥3 triliun dari pemerintah bersifat tambalan sementara, bukan solusi jangka panjang bagi nilai tukar.

    Perbedaan Kebijakan, Risiko Intervensi, dan Strategi Perdagangan

    Alasan utama kekuatan USD/JPY tetap pada selisih kebijakan moneter yang lebar. Selisih imbal hasil (spread, perbedaan tingkat hasil) Treasury AS tenor 2 tahun di 4,75% dan obligasi Jepang setara di 0,30% bertahan di atas 445 basis poin (bps; 1 bps = 0,01%), salah satu yang terlebar dalam dua dekade. Perbedaan ini membuat memegang dolar AS jauh lebih menarik dibanding memegang yen Jepang.

    Namun kenaikan berpotensi tertahan oleh ancaman nyata intervensi otoritas Jepang di dekat level 160,00. Ingatan atas pembelian yen yang cepat dan agresif pada akhir April, serta hampir ¥9,2 triliun yang dihabiskan pada 2022, membuat pelaku pasar tetap waspada. Volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan gejolak harga yang tercermin dari harga opsi) tenor satu bulan di pasar opsi—meski turun dari puncaknya—masih tinggi, menandakan pasar masih memasang harga untuk risiko pergerakan mendadak.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code