WTI Melonjak Lewati US$91 usai IRGC Mencegat Drone MQ-9, Picu Kekhawatiran Gangguan Pasokan di Selat Hormuz

    by VT Markets
    /
    May 26, 2026

    Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Selasa, saat sesi perdagangan Eropa, mengatakan telah mendeteksi pesawat yang dianggap bermusuhan memasuki wilayah udara Iran dan mencegat drone MQ-9.

    Setelah pembaruan dari IRGC, harga minyak berbalik naik tajam. Ini menunjukkan pasar keuangan makin meragukan ketahanan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Sebagai respons, WTI naik ke level tertinggi harian di $91,67.

    Ketegangan Geopolitik Memicu Gejolak Pasar Minyak

    Premi risiko geopolitik kembali mengerek pasar minyak secara kuat. Penembakan jatuh drone MQ-9 merupakan eskalasi besar, dan lonjakan cepat WTI ke atas $91 menegaskan pelaku pasar mulai menghitung risiko gangguan pasokan lewat Selat Hormuz (jalur pelayaran strategis untuk pengiriman minyak global). Kami menilai ini bukan lonjakan sesaat, karena laporan IEA (Badan Energi Internasional) April 2026 sudah mengindikasikan keseimbangan pasokan-permintaan global makin ketat, sehingga ruang untuk menahan guncangan makin kecil.

    Dengan kejadian ini, kami mempertimbangkan membeli eksposur kenaikan harga lewat derivatif minyak mentah (instrumen turunan untuk mengambil posisi tanpa harus membeli minyak fisik) dalam beberapa pekan ke depan. Volatilitas tersirat (perkiraan gejolak harga yang “tercermin” dari harga opsi) pada opsi WTI Juli dan Agustus melonjak. Indeks volatilitas minyak OVX (indikator mirip VIX, yakni “indeks ketakutan”, tetapi khusus pasar minyak) naik hampir 20% menjadi 45,3 pagi ini. Kondisi ini membuat membeli call (opsi beli, untung jika harga naik) menjadi mahal, sehingga kami lebih memilih call spread (strategi mengurangi biaya dengan membeli call di strike tertentu dan menjual call di strike lebih tinggi), misalnya membeli call Juli $95 dan menjual call $105, untuk menekan biaya sambil tetap mendapatkan potensi kenaikan yang berarti.

    Implikasi Pasar yang Lebih Luas dan Strategi Perdagangan

    Secara historis, peristiwa seperti serangan drone 2019 terhadap fasilitas Saudi Aramco memicu lonjakan hampir 15% semalam pada Brent. Walau lonjakan itu cepat mereda karena produksi segera pulih, ketegangan saat ini terasa lebih bertahan dan melibatkan negara-negara besar secara langsung. Pasar mengingat Brent sempat melampaui $120 per barel pada pertengahan 2022, dan kami melihat peluang kembali ke area $100 jika pernyataan dari kedua pihak tidak cepat mereda.

    Ini bukan hanya cerita minyak; dampaknya dapat meluas dan perlu dilindungi (hedging, yaitu langkah mengurangi risiko portofolio). Harga minyak yang bertahan di atas $95 dapat memanaskan kembali kekhawatiran inflasi, menyulitkan perubahan sikap Federal Reserve yang belakangan lebih “dovish” (cenderung mendukung suku bunga lebih rendah) dan menekan saham. Karena itu, kami menambah posisi call VIX (opsi atas indeks volatilitas pasar saham AS) dan membeli put (opsi jual, untung jika harga turun) pada ETF maskapai dan transportasi, yang rentan terhadap kenaikan biaya bahan bakar.

    Kami juga memantau spread Brent-WTI (selisih harga Brent dan WTI), yang melebar lebih dari satu dolar menjadi $5,50 setelah berita tersebut. Karena Brent lebih sensitif terhadap risiko pasokan Timur Tengah, kami memperkirakan spread ini bisa melebar lagi menuju kisaran $7–$8 yang pernah terjadi pada periode ketegangan tinggi sebelumnya. Kondisi ini membuka peluang nilai relatif (strategi memanfaatkan perubahan selisih harga dua instrumen) bagi pelaku pasar yang memegang kontrak pada kedua acuan tersebut.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code