MUFG Menilai RBNZ Akan Menahan Suku Bunga namun Mengambil Nada Hawkish, Mendongkrak NZD karena Prospek Jalur OCR yang Lebih Tinggi

    by VT Markets
    /
    May 26, 2026

    MUFG menyatakan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) diperkirakan menahan suku bunga (rates) tetap, namun menyampaikan pesan “hawkish” (bernuansa ketat, mengisyaratkan cenderung menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi). MUFG juga menyebut pembaruan proyeksi RBNZ kemungkinan menunjukkan inflasi lebih tinggi dan proyeksi Official Cash Rate (OCR/suku bunga acuan RBNZ) yang lebih tinggi untuk tahun ini dan tahun depan. MUFG menilai RBNZ belakangan merespons risiko inflasi secara agresif, dan panduan yang mengarah pada dua hingga tiga kali kenaikan suku bunga tahun ini akan sejalan dengan perkiraan pasar.

    MUFG menggambarkan harga pasar sudah memasukkan sekitar 70 bps (basis poin; 1 bps = 0,01%, jadi 70 bps = 0,70%) pengetatan kebijakan. MUFG menilai hal itu bisa memperkuat momentum dolar Selandia Baru (NZD) jika dolar AS melemah setelah ada kesepakatan damai AS–Iran. MUFG juga melaporkan posisi jual (short; bertaruh harga turun) NZD oleh leveraged funds (dana berleverage; memakai pinjaman/derivatif untuk memperbesar eksposur) berkurang pada pekan hingga Selasa lalu, setelah sebelumnya mencapai level terbesar sejak Desember 2019.

    Prospek RBNZ yang Hawkish dan Implikasi Kebijakan

    Kami memperkirakan RBNZ akan mempertahankan OCR pada rapat besok, 27 Mei, namun menyampaikan sinyal pengetatan yang jelas. Data terbaru menunjukkan inflasi masih sulit turun, dengan CPI kuartalan (Consumer Price Index/indeks harga konsumen, ukuran inflasi) terakhir sebesar 3,8%, jauh di atas kisaran target RBNZ. Kondisi ini kemungkinan mendorong RBNZ memproyeksikan jalur suku bunga (perkiraan arah suku bunga ke depan) lebih tinggi untuk sisa 2026.

    Pandangan ini mengarah pada instrumen derivatif (kontrak turunan nilainya mengikuti aset acuan) yang diuntungkan jika NZD menguat, seperti membeli opsi beli (call option; hak membeli di harga tertentu) NZD atau kontrak futures (kontrak berjangka) NZD/USD. Pasar swap (kontrak untuk menukar aliran pembayaran, sering dipakai membaca ekspektasi suku bunga) saat ini memperkirakan sekitar 75 bps pengetatan hingga akhir tahun, sehingga sinyal dua atau tiga kali kenaikan suku bunga akan mengonfirmasi pandangan tersebut. Skenario ini dinilai dapat menopang NZD dalam beberapa pekan ke depan.

    Pendorong Penguatan NZD: Pergerakan Dolar dan Posisi Pasar

    Momentum tambahan bisa datang dari pelemahan dolar AS, terutama jika ada kemajuan dalam pembicaraan diplomatik AS–Iran. US Dollar Index (DXY; indeks yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama) tertahan dekat level tertinggi beberapa bulan di sekitar 106,50, sehingga rentan terkoreksi jika ada kabar geopolitik yang positif. Ini menjadi latar yang mendukung NZD/USD naik.

    Kami juga mencermati posisi spekulatif (posisi trader jangka pendek) karena leveraged funds masih memegang posisi short yang besar terhadap dolar kiwi (NZD). Laporan Commitment of Traders (COT; laporan regulator AS tentang posisi trader di pasar berjangka) terbaru menunjukkan posisi short mulai menyusut dari level terbesar sejak akhir 2023. Jika NZD kembali menguat, trader ini bisa terdorong menutup posisi (short covering; membeli kembali untuk menutup short), yang dapat menambah dorongan kenaikan nilai tukar.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code