Minat investor asing terhadap saham Jepang mandek seiring pelemahan yen dan kekhawatiran kenaikan suku bunga BoJ membebani

    by VT Markets
    /
    May 28, 2026

    Investasi asing bersih Jepang di saham domestik turun menjadi ¥1 miliar pada Mei 2022, dari ¥949,6 miliar pada periode sebelumnya. Pergerakan ini menunjukkan minat investor luar negeri terhadap saham Jepang melemah tajam selama bulan tersebut.

    Data menunjukkan pembelian bersih nyaris berhenti dibandingkan arus masuk besar sebelumnya, sehingga arus dana ke saham pada Mei hampir datar. Tidak ada rincian tambahan berdasarkan jenis dana atau segmen pasar dalam angka yang dikutip.

    Pendorong Arus Keluar Investasi Asing dan Sentimen Pasar

    Penurunan investasi asing ini mengkhawatirkan karena secara historis menjadi pendorong penting bagi saham Jepang. Penarikan tajam serupa terjadi pada Mei 2024, sebelum pasar memasuki fase konsolidasi (pergerakan harga cenderung mendatar dalam rentang tertentu). Pembalikan arus dana yang mendadak ini mengindikasikan pelaku pasar besar menjadi lebih berhati-hati terhadap prospek jangka pendek.

    Penyebab utama kemungkinan pelemahan yen yang berlanjut, yang kembali menguji level terendah dalam puluhan tahun terhadap dolar AS. Data terbaru dari Kementerian Keuangan menunjukkan investor asing menjual bersih (nilai penjualan lebih besar daripada pembelian) ¥890 miliar saham Jepang pekan lalu, seiring pelemahan yen menuju 160 per dolar memangkas hasil investasi saham bagi dana yang tidak melakukan lindung nilai (strategi mengurangi risiko kurs). Kami menilai aksi ambil untung (menjual untuk mengunci keuntungan) ini berlanjut selama gejolak nilai tukar tetap tinggi.

    Ketidakpastian juga meningkat terkait langkah berikutnya dari Bank of Japan (BoJ/bank sentral Jepang), dengan pasar kini memasukkan kemungkinan lebih besar kenaikan suku bunga pada kuartal III. Secara historis, peluang kebijakan moneter yang lebih ketat (misalnya kenaikan suku bunga atau pengurangan stimulus) memicu aksi jual tajam jangka pendek di Nikkei (indeks saham utama Jepang). Antisipasi ini membuat investor gelisah dan mendorong pengurangan eksposur (porsi investasi) mereka.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code