Live Updates

    14 April 2026
    Lagarde kepada Bloomberg: ECB akan memantau tren jangka menengah dan mengandalkan data terbaru untuk pengambilan keputusan

    Lagarde: ECB antara asas dan buruk, kekal lincah serta data‑dependent. Inflasi teras 2.7% kekal degil, potongan kadar makin kabur; pasaran—Euribor, Euro Stoxx, EUR/USD—terdedah volatiliti ketara.

    14 April 2026
    Indeks saham AS menguat seiring perundingan AS–Iran menekan WTI, mendorong harga minyak turun di bawah US$93 di tengah aksi jual

    Wall Street melonjak, minyak menjunam: AS dilapor hubungi Iran untuk rundingan baharu sebelum gencatan senjata tamat. WTI -7% bawah US$93; Nasdaq +1.5%, S&P 500 +1.0% hampir rekod, Selat Hormuz masih tersekat.

    14 April 2026
    Harga minyak turun di bawah US$90 karena harapan pembicaraan AS-Iran; USD/CAD pulih, menekan dolar Kanada di tengah sentimen risk-on

    USD/CAD bangkit dari paras terendah Mac apabila kejatuhan WTI ke sekitar US$89 menekan dolar Kanada. DXY susut, risiko pulih. Fokus kini: rundingan AS-Iran, ketegangan Hormuz, serta PPI AS lebih lemah.

    14 April 2026
    Bessent Mendesak The Fed Menunda Pemangkasan Suku Bunga, Perkirakan Inflasi Inti AS Terus Melandai Meski Perang Iran

    Pasaran berdebar: Setiausaha Perbendaharaan AS Bessent yakin inflasi teras terus reda meski konflik Iran, mendesak Fed potong kadar serta calonkan Warsh; saran strategi: SOFR, VIX/SPX, QQQ, EUR/USD dan lindung nilai minyak.

    14 April 2026
    Sterling Naik Mendekati 1,3590 karena Harapan Membaik AS-Iran dan PPI yang Lebih Lemah Meredam Permintaan Dolar

    Pound Sterling melonjak: GBP/USD di sekitar 1.3590, didorong sentimen risk-on susulan isyarat gencatan senjata Iran-AS. Dolar melemah walau inflasi AS panas tetapi di bawah jangkaan.

    14 April 2026
    Imbal hasil lelang T-bill AS tenor 52 minggu naik ke 3,56%, dari sebelumnya 3,485%

    Lelong T-bill AS 52 minggu menyaksikan high rate naik ke 3.56%, isyarat pasaran menjangka kadar jangka pendek kekal tinggi. CPI 3.2% pacu FedWatch: 40% peluang kenaikan Julai 2026.

    14 April 2026
    Perak Naik ke Sekitar US$79 karena Inflasi AS yang Melunak Melemahkan Dolar, Mendorong Permintaan Beli Lebih Lanjut

    Perak melompat 4% ke $78.80, dipacu dolar AS lemah dan PPI AS lebih rendah, meredakan jangkaan Fed hawkish. Namun posisi net-long padat, volatiliti tinggi—hampiri rintangan $82 dan risiko ambil untung.

    14 April 2026
    Sterling Naik 0,3% terhadap Dolar, Didukung Permintaan Gilt Inggris; Data Minim, Komentar BoE Berpotensi Menggerakkan Pasar

    Pound melonjak 0.3% melepasi 1.35, tertinggi pra-gejolak AS/Iran—apa pemangkin? Permintaan gilt kukuh (bid-to-cover 2.8) dan nada hawkish BoE menyokong; teknikal RSI bullish, sasaran rintangan 1.37.

    14 April 2026
    Reuters: Anggota MPC BoE Megan Greene menilai aktivitas ekonomi Inggris lemah, sementara perang Iran menekan inflasi naik

    Pound berdepan badai? Anggota MPC BoE Megan Greene amaran ekonomi UK sudah lemah; perang Iran inflasi, risiko kejutan bekalan dan kesan pusingan kedua. Ini merumitkan pemotongan kadar, tingkatkan volatiliti sterling.

    14 April 2026
    Emas Menguat Tipis Saat Pelemahan Dolar Mereda, Namun Optimisme atas Perundingan AS-Iran Membatasi Kenaikan Lebih Lanjut

    Emas melantun 1.11% ke $4,795 ketika dolar AS susut ke paras terendah enam minggu, disokong harapan rundingan AS-Iran. PPI AS lebih lembut; teknikal kekal mendatar antara $4,694–$4,902.

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code